Menu

Mendadak Pulang karena Batal Narik, Sopir Travel Pergoki Istri Berduaan dengan Oknum ASN

  Dibaca : 1659 kali
Mendadak Pulang karena Batal Narik, Sopir Travel Pergoki Istri Berduaan dengan Oknum ASN
Polisi bersama warga mengamankan oknum ASN yang kepergok berduaan dengan istri sopir travel di Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan.

PAYAKUMBUH, METRO–Mendadak pulang gegara mobil travel yang dikemudikannya mengalami kerusakan, seorang sopir di Payakumbuh malah memergoki istrinya bersama pria lain yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalam rumah. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kamis (20/5) sekitar pukul 01.00 WIB.

Tak terima, sopir berinisial N (30) menggerebek istri dan selingkuhannya itu di dalam rumah hingga terjadi keributan. Warga pun berdatangan ke lokasi dan berhasil menangkap oknum ASN yang bertugas di Kabupaten Limapuluh Kota berinisial R (50). Sementara yang wanita berinisial D (28) berhasil melarikan diri dengan cara melompat keluar rumah melalui jendela.

Usai diamankan, N yang emosi lantas melakukan pemukulan terhadap oknum ASN tersebut. Tak cukup sampai disitu saja, N juga melakukan perusakan terhadap mobil milik R. Warga yang sudah berkerumun di lokasi pun sempat dibuat geram. Untungnya, anggota Bhabinkamtibma yang datang berhasil meredam amarah massa lalu mengamankan R ke Polres Payakumbuh untuk menghindari main hakim sendiri.

Ketua KAN Aur Kuniang, Bujang M Nur Dt Paduko Marajo kepada wartawan mengatakan bahwa malam itu R, bersikeras untuk menyelesaikan permasalahan itu melalui jalur hukum di Polres Payakumbuh. Pasalnya R tak terima lantaran telah dianiaya oleh suami D, dan mobilnya juga ikut dirusak. R juga berencana membuat laporan resmi ke Polres.

”Karena marah, suami D ini memukul si R ini. Kemudian karena ribut-ribut malam itu sehingga warga berdatangan termasuk Bhabinkantibmas. Untuk menghindari kemarahan warga maka oknum ASN ini diamankan ke Polres Payakumbuh. Awalnya R bersikeras akan membuat laporan karena dipukul dan mobilnya dirusak, tapi pihak keluarga R datang dan minta diselesaikan secara kekeluargaan,” sebut Bujang, Kamis (20/5).

Informasi yang dihimpun, terungkap kasus perselingkuhan ini berawal saat suami D yang bekerja sebagai sopir travel pergi bekerja seperti biasa. Namun, tiba-tiba mobilnya mengalami kerusakan saat perjalanan di Kelok IX, dimana lampu mobilnya rusak. Sehingga ia mengurungkan niatnya untuk menambang dan penumpang dialihkan ke mobil lain.

N selanjutnya memilih pulang ke rumah menemui istri dan anak-anak tercinta. Sesampai di rumah di Kawasan Sawah, N mendapati lampu rumah mati, dan pintu rumah terkunci. Merasa curiga, N mencoba mengintip di balik jendela rumahnya.

Alangkah kagetnya N saat melihat sosok laki-laki lain sedang merokok di dalam rumahnya. N pun langsung emosi dan mendobrak pintu, hingga belakangan karena heboh warga mulai berdatangan. Sehingga mobil pelaku diamuk suami pelaku yang marah.

“Belum ada mediasi sampai pukup 18.00 WIB. Rencananya karena R, meminta mediasi kita akan coba menyelesaikannya malam di kantor Lurah. Kalau pada saat di Polres malam kejadian Suami D ini mau berdamai, tetapi R tidak mau. Pas paginya saya ditelpon pihak keluarga si R untuk mediasi. Dan tugas saya sebagai niniak mamak memediasi, mencari jalan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” ucapnya.

Dijelaskan Bujang, antara keluarga R dan Suami D, ini sebenarnya masih ada karib kerabat. “Sebenarnya masih ada karib kerabat juga. Makanya kita mencoba untuak memediasinya. Jadi mediasinya rencana malam ini (kemarin red),” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional