Close

Mencuri Alat-alat  Milik PT Linggar Barat Bypass Pisang, Nofrianto Diciduk di Tempat Persembunyiannya

PENCURI— Pelaku Nofrianto ditangkap Tim Opsnal Polsek Pauh atas kasus pencurian berbagai peralatan di PT Linggar Barat By Pass.

PADANG, METRO–Setelah dilakukan perburuan, seorang pria yang mearikan diri usai melakukan  pencurian di PT Linggar Barat Bypass Pisang, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, akhirnya ditangkap Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Pauh.

Pelaku bernama Nofrianto (40) warga Jalan Watas Nomor 34 RT 001 RW 002, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, ditangkap di tempat persembunyiannya, Minggu (17/10), pukul 17.00 WIB di Jalan Raya Padang Bukittinggi Lembah Anai, Kenagarian Silaiang Bawah, Kabupaten Tanahdatar.

Kapolsek Pauh AKP Mu­zhendri menjelaskan, ketika mendapatkan laporan dari korban Musfayendi (52) bahwa barang-barang seperti radiator alat berat, gas oksigen las, velg truk 2 buah dan mesin dompeng tidak ada lagi.

“Korban yang medapati gudang perusahaannya telah kemalingan, melaporkan kejadian itu ke Polsek Pauh. Tim Unit Res­krim Polsek Pauh langsung melakukan olah TKP dengan memintai keterangan saksi-saksi,” kata AKP Mu­zhendri, Senin (18/10).

Dijelaskan AKP Mu­zhen­dri, setelah dimintai keterangan dari para saksi dan korban, diketahuilah bahwa pelaku  Nofrianto yang mencuri barang-ba­rang tersebut. Hanya saja, ketika kediamannya didatangi, pelaku sudah melarikan diri ke luar Kota Pa­dang.

“Meski pelaku kabur, Tim Opsnal kita terus mela­kukan pencarian ter­hadap pelaku. Beberapa hari me­lakukan pencarian, kita men­dapatkan informasi kalau pelaku berada Lembah Anai, Ke­nagarian Silaiang Bawah, Kabupaten Tanahdatar,” ungkap AKP Muzhendri.

Mendapat informasi itu, dikatakan AKP Mu­zhendri, petugas selanjutnya mendatangi lokasi persembunyian pelaku dan berhasil diamankan tanpa perlawanan. Hasil interogasi, pelaku pun mengakui perbuatannya.

 “Pelaku langsung dibawa ke Polsek Pauh, untuk dimintai keterangannya. Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan terancam di atas lima tahun penjara,” jelas ka­polsek. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top