Menu

Menanti Rekomendasi 2 Partai Pengusung di Kota Padang

  Dibaca : 318 kali
Menanti Rekomendasi 2 Partai Pengusung di Kota Padang
Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Brigjen Yusuf.

MENCARI pendamping Hen­­dri Septa sebagai Wakil Wali Kota (Wawako) Padang menjadi tema hangat akhir-akhir ini di Kota Padang. Pasal­nya, sejak Mahyeldi dilantik sebagai Gubernur Sumbar dan jabatan Wali Kota diambil alih Hendri Septa, tak ada kemajuan dari prosesi pergantian itu. Bahkan, partai pengusung, PAN dan PKS seakan belum me­nemui titik terang siapa yang akan dima­jukan ke DPRD Pa­dang.

Ketua DPW PAN Sumbar, Indra Dt Rajo Lelo menyam­paikan DPW PAN telah mengi­rimmkan nama calon wawako ke DPP PAN, diantaranya Elkos Albar dan Amril Amin. Dua kader itu adalah kader terbaik dan me­mangku jabatan stra­tegis yakni pengurus DPP PAN dan Waki Ketua DPRD Padang.

Nantinya dari dua nama itu, akan dipilih oleh DPP PAN men­jadi satu serta selanjutnya  di­masukkan ke DPRD untuk di­pilih.

Sementara untuk PKS, De­wan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kota Padang telah resmi menunjuk dua nama kadernya untuk maju dalam pemilihan Wakil Wali Kota yaitu Muharlion dan Mulyadi Muslim. Meskipun demikian, kerja politik PKS tidak berhenti pada pe­milihan nama saja. PKS harus segera melakukan lobi politik yang intens dan efektif dalam tataran anggota dewan.

Ketua MPW DPD PKS Padan, Arnedi Yarmen menyampaikan DPTD PKS juga telah kirim 2 nama yakni Muharlion dan Mulyadi Muslim. Namun sam­pai sekarang rekomendasi dari DPP PKS belum juga turun. PKS pun berharap rekomendasi segera turun agar pemilihan bisa digelar dan kursi wawako terisi.

Sementara itu, Peneliti Ra­nah Institute Mochamad Ridha menilai, langkah mengejutkan diambil oleh DPW PAN Sumbar. Meskipun Hendri Septa telah naik menjadi Wali Kota Pa­dang menggantikan Mahyeldi yang naik menjadi Gubernur Sumbar, namun pihaknya tetap memproses nama kader PAN yang akan mengisi posisi Wa­wako Padang.

Padahal secara fat­sun ­(so­pan santun, red) ­politik, ­kata­nya, kursi Wawako Kota tentu saja menjadi “jatahnya” PKS. Karena Hendri Septa yang saat Pilkada Padang 2018 lalu, di­usung oleh PAN. Bahkan juga masih menjabat Ketua DPD PAN Kota Padang. Namun dalam politik memang tidak ada yang tidak mungkin.

Dalam aturan yang menga­cu kepada perundang-un­da­ngan, partai pengusung ber­hak me­ngu­sulkan kadernya untuk mengisi posisi Wakil Wali Kota. Nantinya, pemilihan akan mela­lui mekanisme tertutup di DPRD Kota Padang. PKS dan PAN me­ngu­sung nama calon Wakil Wa­likota yang akan dipilih oleh anggota DPRD Kota Pa­dang.­Lalu, bagaimana wakil rakyat meres­pon nama calon wawako ini? (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional