Menu

Menanti Penghuni Kursi Wawako Padang, Ada Apa dengan Partai Pengusung, PKS dan PAN?

  Dibaca : 112 kali
Menanti Penghuni Kursi Wawako Padang, Ada Apa dengan Partai Pengusung, PKS dan PAN?
Illustrasi.

SAWAHAN, METRO–Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang, Surya Jufri meng­inginkan kursi Wakil Wali Kota Padang yang masih kosong agar segera diisi. Berbulan-bulan sudah Wali Kota Hendri Septa bekerja seorang diri tanpa ada pendamping, sementara masih ba­nyak pekerjaan dan per­soalan masalah ko­ta yang harus diselesaikan.

“Kita ber­ha­rap partai pe­ngu­­sung (PKS dan PAN) se­cepatnya me­ngu­sulkan na­ma ke DPRD Padang, ka­re­na banyak per­soalan yang mesti di­se­lesaikan di Pa­dang ini,” ujar Surya Jufri, Rabu (8/9).

Menurutnya persoalan­nya saat ini terletak di partai masing-masing yak­ni PAN dan PKS yang sam­pai hari ini masih belum mengusulkan nama calon­nya ke DPRD Padang, se­hing­ga proses pemilihan Wawako bisa terlaksana.

Ia mengatakan meski sudah ada dua kandidat yang diusulkan oleh ma­sing-masing partai, namun hal itu belum resmi dan baru sebatas diumumkan kepada publik.

Dijelaskan, mekanisme pemilihan Wakil Wali Kota di DPRD Padang dilak­sana­kan berdasarkan tata tertib yang sudah ada. “Secara umumnya nanti nama ca­lon akan diusulkan oleh partai pengusung kepada Wali Kota Padang terlebih dahulu, setelah itu barulah disampaikan ke DPRD Pa­dang,” ucap anggota Ko­misi II DPRD Padang ini.

Setelah itu, pihak DPRD Padang akan segera mem­bentuk panitia pemilihan, dengan satu orang akan mewakili satu fraksi.

Ia mengatakan, partai yang berhak mengusulkan nama calon Wakil Wali Kota adalah dari PAN dan PKS, sedangkan partai lain­nya tidak berhak mengu­sul­kan nama calonnya ka­rena telah diatur dalam un­dang-undang.

DPRD Kota Padang me­mang menginginkan kursi Wawako Padang yang ma­sih kosong agar segera diisi untuk bisa mengatasi permasalahan di daerah ini.

“Kami berharap partai yang bersangkutan se­cepat­nya mengusulkan nama ke DPRD Padang, karena banyak persoalan yang mesti kita selesaikan di Padang ini,” ujar Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani.

Namun, lanjutnya per­so­­alan­nya saat ini terletak di partai masing-masing yakni PAN dan PKS yang sampai hari ini masih be­lum mengusulkan nama calonnya ke DPRD Padang. Sehingga proses pemilihan wakil wali kota belum bisa terlaksana.

Ia mengatakan meski sudah ada dua kandidat yang diusulkan oleh ma­sing-masing partai, namun hal itu belum resmi dan baru sebatas diumumkan kepada publik. Mekanisme pemilihan wakil wali kota di DPRD Padang dilaksa­na­kan berdasarkan tata tertib yang sudah ada.

“Secara umumnya nan­ti nama calon akan di­usulkan oleh partai pengu­sung kepada Wali Kota Padang terlebih dahulu, setelah itu barulah disam­paikan ke DPRD Padang,” ucap Ketua DPC Gerindra Padang ini.

Setelah itu, pihak DPRD Padang akan segera mem­bentuk panitia pemilihan, dengan satu orang akan mewakili satu fraksi.

Ia mengatakan partai yang berhak mengusulkan nama calon wakil wali kota adalah dari PAN dan PKS. Sedangkan partai lainnya tidak berhak mengusulkan nama calonnya karena telah diatur dalam undang-undang.

Berdasarkan aturan yang ada untuk memilih wakil wali kota Padang diusulkan dua nama dari partai pengusung. Dua nama dari PAN yang dire­komendasikan adalah Am­ril Amin, saat ini Wakil Ke­tua DPRD Padang, dan Ekos Albar saat ini men­jabat sebagai Wakil Benda­hara Umum DPP PAN.

Sedangkan dari PKS, dua nama yang dire­ko­men­dasikan adalah Mul­yadi Muslim saat ini men­jabat Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, dan Muhar­lion Ketua DPTD PKS Kota Padang.

Pengisian kursi Wakil Wali Kota Padang perlu dilakukan karena meru­pakan persoalan yang sa­ngat prinsip. Dia menu­tur­kan banyak persoalan di Kota Padang yang harus juga segera diselesaikan.

“Banyak persoalan hari ini yang masih belum ter­selesaikan oleh Pemko Pa­dang, seperti fasilitas pen­didikan hingga pelayanan kesehatan maupun kese­jahteraan ekonomi mas­yarakat. Tidak mungkin wali kota bekerja sendiri,” tegasnya.

Syafrial Kani men­jelas­kan, Padang adalah kota besar dan ibu kota Suma­tera Barat. Padang  me­miliki persoalan cukup ba­nyak, yang harus dise­lesai­kan secara utuh dan harus berdasarkan kerja sama yang lebih baik. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional