Menu

Menag Pastikan Santunan Korban Crane Mekkah Rp3,8 M

  Dibaca : 793 kali
Menag Pastikan Santunan Korban Crane Mekkah Rp3,8 M
Delviola Mawaddah 1804078 Prodi S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS)
Nurhayati Rasad -- jamaah meninggal di mekkah web

Nurhayati, warga Bayur, Kec. Tanjungraya, Kabupaten Agam menjadi satu dari 7 korban asal Indonesia pada musibah jatuhnya crane di Mekkah, Arab Saudi.

MEKKAH, METRO–Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin akhirnya memastikan informasi bahwa Pemerintah Saudi Arabia akan memberikan santunan pada korban insiden robohnya crane (alat berat) di Masjidil Haram. Menurutnya, saat ini Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus melakukan koordinasi dan berkomunikasi diplomaik dengan Pemerintah Saudi Arabia.

”Terkait adanya informasi yang kami dapatkan dari Dewan Malaki, terkonfirmasi bahwa Raja Salman sebagai Khadimul Haramain memang telah memerintahkan agar para keluarga korban jiwa maupun luka itu mendapatkan santunan,” tegas Menag dalam jumpa pers di Daker Makkah, Kamis (17/09) malam.

Dijelaskan Menag bahwa santunan yang akan diberikan kepada keluarga atau ahli waris korban yang meninggal sebesar 1 juta Saudi Riyal atau sekitar Rp3,8 miliar. Jumlah yang sama akan diberikan juga kepada korban yang mengalami luka yang menyebabkan cacat fisik atau luka berat. ”Untuk korban lainnya, sebesar 500 ribu riyal (Rp1,9 miliar),” terangnya.

Data yang berhasil dihimpun Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1436H/2015M sampai dengan  hari ini, jamaah haji Indonesia yang menjadi korban berjumlah 53 orang, dengan rincian, 11 meninggal, 42 luka-luka. Dari 42 korban luka, 19 orang masih dirawat di Rumah Sakit Saudi Arabia, sedang 23 lainnya sudah kembali ke pemondokan masing-masing.

”Saya berharap pihak keluarga ahli waris korban dalam waktu-waktu ke depan bisa menahan diri untuk menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Indonesia,” tegas Menag.

Gugat Kontraktor

Meski Pemerintah Indonesia mengapresiasi Kerajaan Arab Saudi akan memberikan santunan pada jamaah haji Indonesia yang menjadi korban insiden crane di Masjidil Haram, namun santunan ini tidak menggugurkan peluang untuk mengajukan gugatan khusus kepada kontraktor crane. (end/jpg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional