Close

Melirik Pasar Pabukoan Kota Tabuik di Ramadhan 1440 H, Bermuculan Pedagang Dadakan, Ekonomi Masyarakat Meningkat

TINJAU— Wako Pariaman dan kapolres meninjau Pasar Pabukoan, kemarin. (efa nurza/posmetro)

Kota Pariaman – PASAR Pabukoan dalam Kota Pariaman di bulan suci Ramadhan 1440 H tahun 2019 setiap sore selalu ramai dkunjungi masyarakat. Masyarakat tersebut belanja berbagai jenis pabukoan, mulai dari menu sambal kapala ikan sampai berbagai jenis cemilan. Sehingga setiap sore dari berberapa titik tempat masyarakat menjual pabukoan terlihat seperti pasar dadakan. Kenapa tidak, lokasi tersebut pada ramai dan sesak dari masyarakat yang akan membeli berbagai jenis pabukoan tersebut.

Kondisi demikian pada bulan suci Ramadhan 1440 H/ 2019 M membawa berkah tersendiri bagi para pedagang pabukoan baik itu yang lama ataupun dadakan di Kota Pariaman, karena masyarakat dapat berjualan berbagai jenis pabukoan.

Dalam Kota Pariaman Pasar Pabukoan di sediakan di dua lokasi oleh Pemerintah Kota Pariaman di bawah arahan Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman untuk berjualan, lokasi pertama di Pasar Pariaman Kecamatan Pariaman Tengah dan lokasi kedua di Pasar Balai Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan.

Berbagai menu berbuka seperti makanan dan minuman yang beraneka ragam mereka buat untuk di jual di pasar pabukoan ini, sehingga masyarakat yang datang membeli bisa memilih jenis makanan dan minuman apa yang akan mereka beli untuk menu berbuka puasa mereka di rumah.

Bahkan makanan dan minuman yang mereka jual itu ada yang hanya dibuat ketika bulan Ramadhan . Di Pasar Pariaman saat ini tidak banyak pedagang pabukoan yang bisa menjual dagangan mereka seperti tahun lalu. Saat ini di Pasar Pariaman sedang dalam proses pembagunan gedung pasar baru dan lokasi yang disediakan untuk berjualan pun sempit dan sedikit sebab tempat mereka berjualan dulu sudah dibangun pasar penampungan sementara oleh Pemerintah Kota Pariaman.

Walaupun di lokasi yang serba darurat, para pedagang tetap bersyukur, karena masih bisa diberikan kesempatan untuk mengais rezeki selama Bulan Suci Ramadhan oleh Pemerintah Kota Pariaman.

Lihat saja pengunjung sendiri terlihat tetap antusias datang ke Pasar Pabukoan Kota Pariaman, walaupun dalam kondisi yang sempit mereka masih mau untuk berdesak-desakan berburu jenis pabukoan yang mereka inginkan.

Sementara itu di lokasi Pasar Pabukoan Desa Balai Kuraitaji berbanding terbalik dengan yang ada di Pasar Pabukoan Pariaman, di sini juga sudah disediakan lapak-lapak tempat berjualan oleh Pemerintah Kota Pariaman tetapi tidak semua lapak yang di sediakan terisi.

Semoga Ramadhan tahun ini membawa berkah bagi para pedagang pabukoan yang ada di Kota Pariaman walaupun dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil dan lokasi jualan yang tidak layak, mereka berharap di tahun depan semua nya akan berobah menjadi lebih baik lagi dari sekarang.

Terpisah, Wali Kota Pariaman H Genius Umar bersama dinas terkait dan forkopimda melakukan inspeksi mendadak Pasar Pariaman guna mendukung kestabilan harga bahan kebutuhan pokok serta memantau pasar pabukoan yang ada dalam daerahnya.

Genius Umar menyampaikan bahwa menjelang lebaran ia ingin harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Pariaman ini stabil sehingga masyarakat yang melakukan transaksi jual beli dapat mempersiapkan lebaran dengan lancar.

”Secara umum harga bahan kebutuhan pokok stabil di Pasar Pariaman ini, dan ada yang menarik bahwa harga bawang putih yang sebelumnya sempat naik diharga Rp.100.000 dan sekarang di pasar Pariaman harga bawang putih sudah turun di kisaran harga Rp40.000 sampai dengan Rp.50.000,” ujarnya.

Katanya, pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terus melakukan intervensi untuk harga bahan kebutuhan pokok ini karena jika harga komoditas ini mengalami lonjakan makan akan mengalami inflasi.

“Dan untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah kota Pariaman akan melakukan bazar pasar murah untuk mengintervensi harga kebutuhan pokok kembali stabil,” ujarnya.

Bahkan Genius Umar yang didampingi kapolres Pariaman dan dandim 0308 Pariaman juga memastikan tidak adanya penimbunan bahan pokok. ”Kita terus berkoordinasi dengan Kapolres Pariaman dan dandim 0308 Pariaman untuk terus menjaga proses distribusi bahan pokok dan tidak ada yang boleh melakukan penimbunan bahan pokok. Jika ada, akan kita tindak tegas,” tandasnya mengakhiri. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top