Close

Melirik Kesiap Siagaan Daerah Rawan Bencana, Wujudkan Padangpariaman tangguh Bencana Dengan Bersama

RAKOR— Wakil Bupati Pemkab Padangpariaman Rahmang dan Kalak BPBD Budy Mulya saat rakor bencana.

Laporan : Efanurza  Padangpariaman

Berbagai jenis bencana alam memang tidak satu orang pun yang ber­kehendak, tai bencana tersebut datang dengan tiba-tiba. Kabupaten Pa­dang­pariaman adalah sa­lah satu daerah yang rawan dengan berbagai jenis bencana alam.  Atas dasar itulah Bupati Padangpariaman Suhatri Bur bersama wakinya, Rahmang komitmen dalam semua persoalan bencana tersebut. “Bencana memang tidak kita undang, namun semua kita tetap wajib waspada selalu tetap siaga 1 dalam menghadapi berbagai jenis bencana tersebut,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin.

Sebelumnya, Wakil Bu­pati Padangpariaman Rah­mang  menyampaikan  dalam apel siaga bencana gelar pasukan dan pemeriksaan peralatan da­lam rangka memperingati hari kesiapsiagaan bencana (HKB) tingkat Kabupaten Padangpariaman tahun 2022.  Sejalan dengan itu Rahmang juga melaksanakan rapat koordinasi penanggulangan bencana ta­hun 2022 dalam peringati HKB tingkat Kabupaten Padangpariaman.

Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang da­lam rakor penanggulangan bencana me­nyatakan Pemkab Pa­dangpariaman gelar berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memeringati Hari Kesiapsiagaan Ben­cana (HKB) ting­kat Kabupaten Pa­dangpariaman tahun 2022).

Katanya, kegiatan in dipusatkan di kantor Bupati kawa­san IKK (Ibu Kota Ka­bupaten) Nagari Pa­rit­malintang ini be­rupa pelaksanakaan apel siaga bencana, pemeriksaan pasukan dan pemeriksaan peralatan yang diikuti oleh seluruh pemangku kebencanaan yang ada di Kabupaten Padangpariaman. Kemudian dilanjutkan dengan simulasi evakuasi mandiri pada bangunan gedung bertingkat, dan ditutup dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana.

Rahmang selaku pembina apel, langsung me­lakukan pemeriksaan pasukan dan sekaligus memeriksa peralatan yang digelar oleh masing ma­sing pemangku kebencanaan  mulai dari TNI/Polri, Basarnas, BPBD, Tagana, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan berbagai pemangku kebencanaan lainnya.  Rahmang berharap melalui apel Ini, dapat meningkatkan kesiapsiagaan Padangpariaman dalam rangka menghadapi ancaman bencana.

Selain itu, dapat dilakukan inventarisir kekuatan dan kapasitas masing-masing elemen penanggulangan bencana yang ada di Padangpariaman, dalam upaya persiapan penanggulangan bencana yang beresiko mengancam Pa­dangpariaman.“Dalam ke­sem­patan ini Saya juga berpesan terutama kepada jajaran Ba­dan Penanggulangan Ben­cana Daerah Ka­bupa­ten Padangpariaman beserta instansi terkait lainnya seperti TNI/POLRI dan Instansi pemangku ke­ben­canaan lainnya agar selalu melakukan mitigasi bencana dengan cara melakukan sosialisasi dan pemeberda­yaan kepada masyarakat, bahwa penanganan bencanan ini adalah menjadi tanggungjawab semua pihak,” ujarnya.

Simulasi Bencana

Rangkaian kegiatan peringatan HKB ting­kat Kabupaten Padangpariaman tahun 2022 diwarnai dengan pelaksanaan simulasi eva­kuasi mandiri ter­ha­dap bencanan gem­pa pada bangu­nan gedung berting­kat, yang dipusatkan di gedung kantor Bupati lantai 1 sampai 3.

Simulasi ini juga dimaksudkan untuk me­nge­dukasi semua ASN yang ada di gedung kantor Bupati untuk memahami lang­kah dan prosedur penyelamatan eva­kua­si mandiri di gedung bertingkat.

Rahmang sangat mengapresiasi ide pelaksanaan simulasi yang dilakukan. “Simulasi ini benar benar bermanfaat dan saya berharap endingnya akan menjadi sebuah SOP dalam evakuasi mandiri jika terjadi gempa bumi khusus di gedung kantor Bupati, dan pada akhirnya juga akan di gelar nantinya di gedung pemerintahan lainnya di Padangpariaman,” ujarnya.

Ditutup dengan Rakor Kebencanaan

Tak cukup dengan apel siaga dan simulasi bencana, puncak peringatan HKB tahun ini juga dilaksanakan rapat koordinasi penanggulangan bencanan Kabupaten Padangpariaman, rakor langsung di buka oleh wakil Bupati Rahmang dan sekaligus menjadi key note speaker. Rakor yang dihadiri oleh seluruh Camat dan Wali Nagari, dan seluruh pemangku kebencanaan, seperti TNI/POLRI, BPBD, BMKG Padang Panjang, BMKG Kapalo Hilalang, PMI, TAGANA, satpol PP Damkar berlangsung meriah.

Rahmang mengata­kan­,­ bahwa mewujudkan Pa­dangpariaman tangguh bencana tidak cukup hanya dilakukan oleh BPBD saja, atau TNI saja, namun membutuhkan keterlibatan semua pihak. “Mewujudkan Padangpariaman tangguh bencana dimulai dari pembangunan keluarga tangguh bencana, Nagari tangguh bencana. Dibawah kerjasama dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kebencanaan yang hebat,” ujar­nya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Padangpariaman, Budi Mulya menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada semua pemangku kebencanaan yang ada di Padangpariaman yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan ragkaian pe­ringatan HKB tahun 2022.  Tanpa dukungan semunya BPBD bukanlah apa apa. “Kepada seluruh pemang­ku kebencanaan yang ada di Padangpariaman, mulai dari TNI/POLRI, BMKG Pa­dangpanjang, Basarnas, PMI, TAGANA, Pemuda Pancasila, KNPI, Pramuka, Camat, Wali Nagari dan semua yang lerlibat, Saya ucapkan terima kasih banyak, ini menunjukkan bahwa kita masih sangat peduli dalam kesiapsiagaan bencana di Padangpariaman,” ujarnya.

Untuk itu jelasnya, ma­ri semua pihak saling berkolaborasi dan saling berkoordinasi agar mampu mengurangi resiko bencana yang akan terjadi di Padangpariaman.  ”Dengan kebersamaan kita dapat tangani berbagai bencana, sehingga terujut Padangpariaman tangguh bencana,” tandasnya mengakhiri.  (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top