Menu

Melawan, Pencuri Motor Didor Polisi

  Dibaca : 1112 kali
Melawan, Pencuri Motor Didor Polisi
DITEMBAK— Pelaku AP (23) mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Dareh setelah ditembak, sedangkan rekannya AZ bersama sepeda motor curian diamankan di Polsek Pulau Punjung.

DHARMASRAYA, METRO – Tim Gabungan Satreskrim Polres Dharmasraya bersama Polsek Pulau Punjung membekuk dua pelaku pencurian sepeda mortor di kediamannya masing-masing, Kamis (16/1) sekira pukul 14.00 WIB. Namun, ketika proses penangkapan, salah satu pelaku dihadiahi timah panas lantaran melawan kepada petugas.

Pelaku berinsial AP (23) yang ditembak di bagian kaki kirinya, seketika tumbang tak berdaya, sehingga dengan mudah diamankan petugas di saat sedang tidur di sebuah ruko di Jorong Sialang, Nagari Gunung Selasih Kecamatan Pulau Punjung. Sementara, pelaku AZ (33) ditangkap di Jorong Sungai Kambut, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung.

“Pelaku terbukti melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor di Jorong Jambu Lipo Nagari Sungai Kambut Kecamatan Pulau Punjung, 31 Desember 2019 dengan Laporan Polisi : Lp/78/K/XII/,” ungkap Kapolres Dharmasraya, AKBP Imran Amir melalui Kasat Reskrim, AKP Suyanto, didampingi Polsek Pulau Punjung, Iptu Syafrinaldi, Kamis (16/1).

AKBP Imran Amir menegaskan, satu orang pelaku terpaksa ditembak di kaki sebelah kiri, lantaran melakukan perlawanan saat hendak diamankan. Sebelum ditembak, pihaknya sudah memperingati pelaku untuk menyerahkan diri, tetapi pelaku bermental baja dan berusaha melawan. Kini, pelaku sudah mendapat perawatan medis di RSUD Sungai Dareh.

“Dari penangkapan kedua pelaku, kita menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda BeAt. Pelaku selalu beraksi berdua. Modusnya, mereka berdua memantau sepeda motor yang akan dicuri dan disaat pemilik lengah, pelaku dengan mudah membawa kabur motor korbannya,” ungkap AKBP Imran Amir.

AKBP Imran Amir menambahkan, setelah penangkapan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus. Dugaan sementara, kedua pelaku sudah beraksi di banyak tempat wilayah Dharmasraya. “Pelaku diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun,” pungkasnya. (g)

Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional