Menu

Melawan lalu Berusaha Kabur, Spesialis Curanmor dan Copet Dihadiahi Timah Panas

  Dibaca : 543 kali
Melawan lalu Berusaha Kabur, Spesialis Curanmor dan Copet Dihadiahi Timah Panas
DITEMBAK— Kapolresta Padang AKBP Imran Amir memperlihatkan bukti hasil penangkapan dua orang pelaku curanmor dan copet yang ditembak karena melawan saat ditangkap.

PADANG, METRO
Melakukan perlawanan dan berusaha kabur saat ditangkap, dua pelaku yang masing-masing menjadi spesialis curanmor dan copet dengan sasaran penumpang angkutan kota (angkot) dilumpuhkan Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang dengan menghadiahkan timah panas.

Pelaku curanmor yang ditembak bernama Dedi Saputra (37), ditangkap di Simpang Cendana Mata Air, Kecamatan Padang Selatan. Sementara itu, Darman (39) yang merupakan pelaku copet di atas angkot di bekuk di sebuah rumah kontrakan di Jalan Tanjung Saba, Kelurahan Tanjung saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. Kedua diringkus dalam waktu yang hampir bersamaan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Selasa (15/9) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolresta Padang AKBP Imran Amir yang di dampingi Kasatreskrim Kompol Rico Fernanda dalam jumpa pers bersama sejumlah awak media, Rabu (16/9) mengatakan, salah satu pelaku yakni atas nama Dedi Saputra alias Dedi Tato merupakan napi asimilasi yang baru keluar penjara pada bulan Maret yang lalu.

“Pelaku tersandung kasus curanmor dan baru keluar penjara berkat program asimilasi yang diberikan oleh pemerintah pada bulan Maret dengan kasus yang sama. Selain itu pelaku yang merupakan warga Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan ini juga terhitung telah empat kali keluar masuk penjara atas kasus curas dan curanmor,” ujar AKBP Imran Amir.

Disebutkan AKBP Imran Amir, pelaku Dedi Tato ditangkap atas kasus curanmor yang terjadi hari Minggu (19/7) sekitar jam 03.00 WIB di dekat Pos Pemuda Jalan  Kampung Nias Kecamatan Padang Selatan. Kejadian bermula saat korban yang melintas di kawasan tersebut dengan sepeda motor jenis Honda Revo.

“Tiba-tiba motor korban mati dan saat korban menghidupkan kembali sepeda motornya, diteriaki oleh pelaku sehingga korban berusaha kabur. Saat itulah pelaku membawa kabur motor korban yang ditinggal oleh korban dengan kondisi kunci kontak masih tergantung di sepeda motor. Sekitar satu jam kemudian, korban kembali ke tempat sepeda motor, namun sepeda motor sudah tidak ada lagi,” sebut AKBP Imran Amir.

Dua bulan berlalu usai melakukan aksinya, pelaku akhirnya berhasil ditangkap dimana pelaku ditangkap saat sedang mengendarai angkot jurusan Pasar Raya-Teluk Bayur. Karena berusaha melawan , pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan cara menembak kaki kiri dan membawanya ke Polresta Padang untuk proses pengembangan.

“Selain itu pelaku mengaku melakukan pencurian dengan kekerasan atau jambret di Jalan Proklamasi Keamatan Padang Timur berupa satu unit HP merk Oppo. TKP di dekat Pertamina Jati barang bukti berupa satu buah dompet. Serta TKP di Jalan Sawahan dekat PLN barang bukti berupa satu buah dompet,” terang AKBP Imran Amir.

Sementara itu untuk pelaku Darman alias Maman, merupakan pelaku jambret dan copet di atas angkot yang telah beraksi di puluhan TKP baik di Kota Padang maupun di luar kota Padang.  Pelaku yang merupakan warga Tanjung Saba, Pitameh Nan XX, Kecamatam Lubeg ini juga diketahui telah empat kali keluar masuk penjara atas kasus curas.

Berhasilnya pelaku ditangkap sebut AKBP Imran Amir, atas kasus pencurian di atas angkot jurusan Aur Duri bersama seorang rekanya berinisial UV yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO) yang terjadi Selasa (15/9) sekitar pukul 10.30 WIB di sekitaran Jalan Pemuda sebelum Plaza Andalas, Kecamatan Padang Barat.

“Modus pelaku, menaiki angkot di kawasan Belakang Olo bersama rekannya, kemudian di sekitar Jalan Pemuda sebelum Plaza Andalas pelaku mengalihkan perhatian korban dengan mengggeser bangku serap didepan korban dan pada saat itu rekannya yang lain beraksi mengambil barang korban,”terang AKBP Imran Amir.

Berdasarkan informasi korban anggota Opsnal Polresta Padang mengamankan sopir angkot yang menjadi tempat kejadian dan selanjutnya mencari petunjuk dan informasi tentang ciri-ciri dan keberadaan tersangka.

“Setelah dilakukan pengintaian akhirnya petugas berhasil menemukan keberadaan pelaku di rumah kontrakannya di Jalan Tanjung Saba dan langsung menggrebek dan mengamankan tersangka. Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri sehingga petugas melumpuhkan pelaku,”terang AKBP Imran Amir.

Hasil interogasi petugas terhadap pelaku, Maman mengakui telah melakukan aksinya baik mencopet maupun jambret di  25 TKP yang tersebar di Kota Padang dan beberapa TKP di luar Kota Padang dengan modus berpindah-pindah mobil yang menyasar penumpang angkot dan minibus.

“Dalam beraksi, pelaku selalu bekerja bersama dengan rekannya yang telah ditetapkan sebagai DPO Polresta Padang. Dalam angkot, Maman bertugas mengalihkan korban dan rekannya sebagai eksekutor. Sedangkan saat menjambret menggunakan sepeda motor, pelaku merupakan “tukang petik” sementara rekannya sebagai joki yang membawa sepeda motor,” pungkas AKBP Imran Amir. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional