Menu

Melanggar Perda, 2 Tempat Hiburan Malam Ditertibkan, Tujuh Wanita Pemandu Karaoke Diamankan

  Dibaca : 632 kali
Melanggar Perda, 2 Tempat Hiburan Malam Ditertibkan, Tujuh Wanita Pemandu Karaoke Diamankan
LANGGAR PERDA— Tujuh wanita pemandu karaoke diamankan di dua tempat hiburan malam yang melanggar Perda. Sementara empat remaja digerebek warga kedapatan berbuat mesum. (ade/posmetro)

PADANG, METRO – Satuan Polisi Pamong Praja (Stpol PP) Kota Padang menertibkan dua kafe yang beroperasi meski sudah lewat jam tayang, Cafe All Star dan Witz Club Axana ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Minggu (17/11) sekitar pukul 02.15 WIB. Dalam penertiban itu, petugas mengamankan tujuh wanita yang dipekerjakan sebagai pemandu karaoke.

Pada malam itu, petugas juga mengamankan seorag remaja perempuan kedapatan berbuat mesum bersama tiga remaja laki-laki yang digerebek warga di kawasan Jundul Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Para remaja itu langsung dibawa ke Mako Satpol PP untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

Kasat Pol PP Padang, Al Amin mengatakan, penertiban dilakukan ketika pihaknya melakukan patroli pengawasan terhadap tempat hiburan malam dan mendapati dua lokasi tempat hiburan masih melakukan aktifitas lewat dari jam yang telah ditentukan dan telah melanggar Perda yang berlaku di Kota Padang.

“Sesuai dengan Perda No 5 Tahun 2012 tentang tanda Daftar Usaha Pasal 73 ayat 2 terkait patuh dan tutup tempat hiburan malam dibatasi hingga pukul 02. 00 WIB. Namun mereka tetap beroperasi lewat dari jam tersebut. Tidak hanya mengamankan tujuh wanita, terhadap pemilik juga akan dipanggil untuk diberikan teguran keras atas pelanggaran yang diperbuat,” kata Al Amin.

Terkait empat remaja yang diamankan, Al Amin menjelaskan, usai diamankan, keempat remaja itu kemudian diperiksa oleh Penyidik PNS untuk di proses sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, pihaknya juga memanggil para orang tua sebagai penjamin dan agar orang tuanya mengetahui apa yang telah diperbuat oleh anak-anaknya di luar.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar berperan aktif menjaga dan mengawasi pergaulan anak-anak mereka. Sehingga mereka tidak terjebak dalam pergaulan yang tidak baik yang dapat merugikan masa depan serta cita-cita mereka sendiri,” ujarnya.

Sementara Anggota Komisi I DPRD Padang, Jumadi menanggapi penertiban tempat hiburan yang melanggar aturan, ia meminta kepada Satpol PP untuk menindak terus pelaku usaha yang bandel, agar mereka jera dan Padang bebas dari maksiat. Kemudian, kepada instansi Perizinan agar mencek izin usaha kafe yang beroperasi.

“Jangan pemko menerima PAD saja mampu, namun pengawasan soal ini tidak. Itu kan tak seimbang.

“Kepada Wali Kota diminta evaluasi Kepala OPD yang acuh saja dalam masalah ini. Kenapa mereka dipertahankan,” ujar kader Golkar ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional