Close

Melalui Video Call Bupati Pantau Perkembangan PDP Convid-19

VIDEO CALL— Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni memantau perkembangan warganya yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 menggunakan video call melalui aplikasi Whatsapp.

PADANGPARIAMAN, METRO
Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni terus memantau perkembangan warganya yang menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang setelah menerima penjelasan tertulis dari Kadinkes Yutriadi Rivai tentang kepastian Tania positif Covid-19. Rabu (1/4).

Layaknya sebagai orang tua, pada saat video call melalui Whatsapp, bupati menanyakan bagaimana kondisi dan keadaan pasien serta apa saja yang dibutuhkannya. Dia juga memberikan arahan dan pengertian kepada PDP tersebut.

“Untuk saat ini ananda harus membatasi jarak saat berkomunikasi dengan keluarga, hal ini bertujuan agar tidak ada kontak langsung antara ananda dengan keluarga,” tuturnya.

Ia juga mengatakan untuk saat ini sudah memberikan instruksi kepada Camat Sintuk Toboh Gadang untuk mencarikan tempat yang akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien selama 14 hari kedepan.

Wabah Covid 19 ini merupakan tanggung jawab kita bersama, jadi saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sintuk Toboh Gadang untuk bahu-membahu meringkankan beban warga yang terkena dampak wabah Covid 19.

Dari Satu Kepala Keluarga yang terkena dampak wabah Covid 19 di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang masyarakat dan camat bersama-sama telah melakukan pengawasan isolasi mandiri di rumah terhadap PDP serta menyediakan kebutuhan pokok mereka selama 14 hari kedepan.

“Kami juga gencar melalukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar tentang wabah Covid-19 ini untuk tetap terus melakukan pola hidup bersih dan sehat serta menghindari kerumunan juga mengimbau masyarakat untuk rajin mencuci tangan,” jelasnya.

Senada dengan itu Yutiardi Rifai, selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman juga menuturkan bahwa tindakan cepat yang dilakukan oleh Camat Sintuk Toboh Gadang sudah bagus dan tepat, terkait itu pasien yang terekna dampak wabah Covid 19 yang ada di Sintuak ini tergolong dalam PDP klasifikasi tingkat Ringan sehingga dilaksanakan isolasi 14 hari secara mandiri namun tetap dalam pengawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Padang pariaman.

“PDP ini tergolong kedalam PDP klasifikasi tingkat ringan sehingga pasien ini dapat melaukan isolasi dirumah namun Dinas kesehatan Kabupaten Padang Pariaman akan terus melakukan pengawasan dan peninjauan secara berkelanjutan terhadap PDP Kabupaten Padang Pariaman melalui petugas puskesmas dan bidan desa setempat dan akan terus mensuply vitamin dan bahan pokok kebutuhan PDP tersebut selama masa isolasi mandiri berlangsung.” jelasnya.

Ia juga menambahkan sesuai surat edaran Bupati Padang Pariaman telah dibentuk satgas pencegah Covid 19 pada setiap nagari yang sumber pendanaanyanya dapat melalui APBNagari digunakan untuk meberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid 19. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top