Close

Melalui E-PPID Tingkatkan Kepercayaan Publik

eterbukaan informasi publik yang terus dibangun oleh Bawaslu Kota Payakumbuh melalui Elektronik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pelaksanaan pengawasan pemilihan umum.

RASUNASAID, METRO–Keterbukaan informasi publik yang terus diba­ngun oleh Bawaslu Kota Payakumbuh melalui Elek­tronik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dapat me­ning­katkan kepercayaan publik terhadap proses pelaksanaan pengawasan pemilihan umum.  Semua warga negara sesuai UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dapat mengakses informasi pengawasan pemilu di kanal informasi yang disediakan Bawaslu mulai dari Yuo Tube, Facebook, Instagram, twitter dan website resmi Bawaslu ditambah dengan telah dilauncingnya E-PPID Bawaslu Kota Payakumbuh dan Sumatera Barat.  “Sejalan dengan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi. Kita berharap semoga dengan informasin yang disebarkan melalui E-PPID akan lahir tras atau keperca­yaan publik,” sebut Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Muhammad Khadafi, dalam sosialisasi E-PPID di Kantor Bawaslu Kota Pa­yakumbuh di Jalan Rasuna Said, Kota Payakumbuh, Jumat (12/11) siang kepada wartawan.

Turut hadir menjadi pemateri Komisioner Bawaslu Kota Payakumbuh, Suci Wildanis, S.Sos, Meidona dan Koordinator Sekretariat Bawalu Kota Pa­yakumbuh, Rinaldi dan staf anggota sekretariat dan undangan yang hadir. “Alhamdulillah bawaslu sudah membuat E-PPID, dalam rangka mempermudah informasi kepada semua pihak. Dan insya­Alloh akan disebarkan dikanal-kanal di ruang publik. Meski begitu, tetap ada pengecualian, terutama terkait informasi perso­nal sampai status akhir atau temuan selesai,” ucap Kha­­dapi yang dikenal dekat dengan awak media ini.  Disampaikannya, ketika kanal informasi tidak lancar akan dapat menimbulkan berbagai persepsi dari semua pihak. Dengan begitu Bawaslu Kota Pa­yakumbuh sejak awal selalu terbuka dengan semua pihak terkait informasi pengawasan. “Harapan kami keterbukaan informasi ini dapat saling tukar informasi. Sehingga da­pat dilakukan pencegahan atau tracking terkait informasin yang disampaikan,” harapnya. Dari banyak proses yang dilakukan sebut Khadafi pihakanya terus akan melakukan sosia­lisasi kepasa semua pihak dan elemen masya­rakat. Sehingga terang­nya, kedepan akan disampaikan kepada semua e­lemen agar memiliki informasi yang sama. “Di Pa­yakumbuh, memang ruang lingkup tidak terlalu besar hanya Li­ma kecamatan dan semua daerah sudah ter­jang­­kau inte­r­net,” jelasnya.

Koordinator Devisi Hu­bungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Payakumbuh, Suci Wildanis, S Sos, menyampaikan terkait informasi publik. Dikatakanya, seluruh informasi publik dapat diakses. Hanya saja ada informasi yang dikecuakan dan informasi yang wajib di­sampaikan kepada publik dan sesuai klasifikasi.

“PPID kita sudah satu pintu. Sehingga publik dapat meminta informasi terkait data-data yang dibutuhkan. Namun ada informasi yang dikecuakikan. Tetapi proses pengawasan sudah terhimpun dalam E- PPID,” ucapnya.  (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top