Menu

Mega Mendung Terapkan Protokol Kesehatan

  Dibaca : 171 kali
Mega Mendung Terapkan Protokol Kesehatan
FOTO BERSAMA—Usai menikmati indahnay nuansa Mega Mendung, Kadis Pariwisata Novrial, pihak terkait lainnya berfoto bersama.

TANAHDATAR, METRO
Penerapan Tatanan Normal Baru Covid-19 di sektor Pariwisata, Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke objek wisata Pemandian Mega Mendung Nagari Singgalang Kecamatan X Koto, Selasa (21/7).

Pemerintah Provinsi Sumbar diwakili Kadis Pariwisata Novrial sedangkan Pemkab Tanah Datar pada kunjungan ke lokasi Mega Mendung dipimpin Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Abdul Hakim, bersama Kepala Dinas Perhubungan Alfian Fikri, Kepala Dinas Kominfo Abrar, Kepala Satpol PP dan Damkar Yusnen, Kepala Bagian Humas dan Protokol Yusrizal, Kabid Kedaruratan dan Logostik BPBD Benny Y, Pj. Wali Nagari Singgalang, Wali Jorong Aia Mancua  serta turut hadir Ansarul dari Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Resort Tanah Datar.

 Pada kunjungan tersebut, Kadisparpora Tanah Datar Abdul Hakim mengatakan bahwa kunjungan ini diinisiasi setelah masukan dari masyarakat dan Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) , berita keramaian pengunjung pemandian di Mega Mendung yang terkesan tidak menerapkan Protokol Kesehatan di objek wista tersebut.

“Menanggapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama pemerintah propinsi Sumatera Barat langsung melakukan monev ke lokasi,” ungkap Abdul Hakim.

Abdul Hakim lebih lanjut mengatakan, pemerintah daerah menyadari Pandemi covid-19 berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat. Setelah diberlakukan Tatanan Normal Baru Covid-19, pemerintah daerah memberi kesempatan Pengelola Objek Wisata membuka kembali aktifitas wisata, termasuk di lokasi pemandian Mega Mendung. Namun setelah berjalan sejak 8 Juli lalu, beberapa masukan dari masyarakat dan pejabat pusat bahwa pengunjung cenderung mengabaikan protokol kesehatan di lokasi wisata, yang banyak menarik perhatian para pengunjung.

 “Menyikapi hal tersebut kami bersama instansi terkait dan juga atas koordinasi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar melakukan pengecekan langsung ke lokasi,” kata Abdul Hakim.

Abdul Hakim berharap, pengelola agar mengutamakan menerapkan protokol kesehatan, terutama pengaturan manajemen pengunjung (phisycal distancing) dengan menambah petugas yang mengawasi pergerakan pengunjung dan menambah informasi detail tentang Protokol Kesehatan dan kapasitas kolam agar juga dapat diperhatikan.

“Segera lengkapi sarana prasarana sesuai protokol Covid-19,” tegas Abdul Hakim.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar Novrial juga menegaskan agar pengelola menerapkan secara ketat protokol kesehatan diawali sebelum pengunjung memasuki lokasi, cek suhu tubuh, wajib pakai masker dan selalu menjaga jarak antar pengunjung. Pengelola juga perlu mengatur pengunjung sesuai kapasitas lokasi dan diawasi secara kontiniu oleh petugas serta selalu memperhatikan kebersihan air kolam dengan diberi klorin (chlorine) yang akan menekan penyebaran virus dalam air.

Lebih lanjut Novrial mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumbar sebelum melakukan kunjungan ke lokasi telah berkoordinasi dengan Kadishutprov, untuk minta difasilitasi dengan BKSDA dalam hal pengawasan pemandian yang ada di Mega Mendung, karena lokasi pemandian berada di wilayah kewenangan BKSDA.(ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional