Menu

Mayat Wanita Tergeletak di Halte, Kepala Terbungkus Plastik

  Dibaca : 410 kali
Mayat Wanita Tergeletak di Halte, Kepala Terbungkus Plastik
OLAH TKP— Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat wanita tanpa identitas di halte depan SDN 02 Percontohan Bukittinggi.

BUKITTINGGI,METRO
Mayat wanita tanpa identitas ditemukan tergeletak di halte angkot depan SDN 02 Percontohan, Jalan Dr Rivaii Banto Laweh Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Selasa (9/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Penemuan mayat itu sontak membuat warga setempat gempar.

Saat ditemukan, kepala mayat perempuan itu dalam kondisi terbungkus plastik dan diperkirakan berusia 35 tahun. Usai ditemukan, mayat wanita tanpa identitas itu kemudian dievakuasi oleh pihak Kepolisian ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi.

Kapolsek Kota Bukittinggi AKP Dedy Adriansyah Putra mengatakan, penemuan mayat tanpa identitas ini pertama kali diketahui oleh saksi Nia Nurhayati (37) yang sedang berjalan bersama kedua orang anaknya dari kediamannya menuju Kantor Pekerjaan Umum ( PU ) atas Ngarai Bukittinggi.

“Sesampai di dekat halte, saksi melihat ada orang yang jatuh di belakang kursi terbuat dari semen (permanen ) di ihalte tersebut dengan kondisi kepala terbungkus platik. Merasa terkejut dengan kejadian tersebut, saksi memberitahukan kepada Syahrizal Efendi (38) salah seorang pedagang sate di sekitar lokasi,” kata AKP Dedy, Kamis (11/3).

Dijelaskan AKP Dedy, penemuan itu selanjutnya diberitahukan kepada Ketua RT 002 RW 001, lalu diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kayu Kubu Bripka Risyanto dan dilaporkan lagi ke Polsek. Mendapat informasi itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap mayat lalu mengevakuasinya.

“Dari hasil pemeriksaan, diduga korban meninggal karena kekurangan oksigen sehubungan kepala korban yang terbungkus plastik. Korban diduga mengalami overdosis lem Aibon. Tapi kami masih menunggu hasil pemeriksaan pihak RSAM Bukittinggi untuk mengetahui penyebab utama meninggalnya korban,” ujarnya.

Ditambahkan AKP Dedy, jenazah perempuan tersebut diperkirakan berumur 35 tahun. Dan sampai saat sekarang ini Jenazah tersebut masih di RSAM Bukittinggi, karena sampai saat sekarang belum diketahui identitasnya, serta belum ada pihak keluarga yang melaporkan ada kehilangan salah satu keluarganya.

“Namun kita sudah menyebarluaskan informasi penemuan jenazah perempuan tanpa identitas ini.Mudah-mudahan bisa diketahui pihak keluarganya sehingga langsung dimakamkan,” pungkasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional