Menu

Mayat Tergantung Dalam Warung Bikin Geger, Diduga Alami Gangguan Jiwa

  Dibaca : 941 kali
Mayat Tergantung Dalam Warung Bikin Geger, Diduga Alami Gangguan Jiwa
TEWAS TERGANTUNG— Polisi mengevakuasi jasad korban Randi (25) yang ditemukan tewas tergantung dalam warung.

PADANG, METRO – Baru dua hari keluar dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ), seorang pemuda ditemukan dalam kondisi tewas tergantung dalam warung di sebelah Mesjid Jabal Nur, Jalan Batang Bungo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Senin (9/12) sekitar pukul 07.00 WIB.

Penemuan mayat korban bernama Randi (25) warga Jalan Sutan Syarir RT 01 RW 01, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan itu, sontak membuat warga geger. Bahkan, mayat tergantung dengan tali yang terlilit di lehernya, sempat menjadi tontotan warga yang datang silih berganti mengerumuni warung tersebut.

Saking ramainya warga yang ingin menyaksikan, jalan di lokasi macet. Tak lama usai penemuan mayat tersebut, Tim Identifikasi Polresta Padang bersama Polsek Padang Selatan tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Setelah itu jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum.

Informasi yang dihimpun, penemuan mayat yang tergantung dengan seutas tali bernama Randi (25) warga Jalan Sutan Syarir RT 01 RW 01, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan pertama kali ditemukan oleh Syafrizal (48) warga sekitar yang kebetulan melintas.

Melihat korban tergantung, Syafrizal sempat mendekat untuk mengeceknya dan ternyata korban telah meninggal dunia. Karena mengenali korban, Syafrizal kemudian memberikan informasi kepada paman korban kalau keponakanya ditemukan tidak beryawa dalam kondisi tergantung di sebuah warung.

“Saat itu saya hendak melewati jalan di depan warung dan melihat korban dalam keadaan tergantung dengan seutas tali, karena mengenali korban, saya kemudian menghubungi pamannya untuk datang ke lokasi,” ujar Syafrizal.

Kapolsek Padang Selatan AKP Jefri Afridan menjelaskan, berdasarkan keterangan dari paman korban Zul Efendi (47), korban baru keluar dari rumah sakit jiwa pada hari Minggu (8/12) sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu, korban istirahat dirumahnya.

“Paman korban menceritakan, ia melihat ponakannya tersebut itu terakhir sekitar pukul 21.30 WIB, namun pukul 07.00 WIB ia mendapat telepon dari salah satu warga bahwa keponakannya sudah meninggal dalam posisi tergantung,”ujarnya Jefri.

Dilanjutkan oleh Jefri Afridan, ketika mendapatkan informasi adanya penemuan mayat ia pun bersama personil Polsek Padang Selatan langsung ke TKP dimana mayat itu ditemukan.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban tergantung dengan mengunakan tali kita pun langsung melakukan olah TKP dengan dibantu oleh unit identifikasi Satreskrim Polresta Padang, “ujarnya.

Dijelaskan lagi, pihaknya pun langsung memasang garis Polisi ia bersama personil dan keluarga korban menurunkan korban dan langsung dibawa keruman Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

“Kita masih melakukan penyelidikan akan kasus penemuan mayat ini, yang jelas ada laporan langsung kita tindak lanjuti.,”pungkas Jefri. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional