Close

Mayat Sopir Taksi Online Tersangkut Pukat Nelayan, Leher Diduga Kena Gorok, Keluarga Yakin Korban Dibunuh, Hilang Kontak usai Antar Penumpang ke Pessel

IDENTOFIKASI— Polisi melakukan identifikasi terhadap mayat bernama Untung Kurniawan (47) yang ditemukan tersangkut pukat nelayan di bawah jembatan Api-Api, Pessel.

PESSEL, METRO–Warga di Pasar Baru Bayang, Kenagarian Api-Api, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan digegerkan dengan penemuan mayat pria yang tersangkut pukat nelayan di bawah jembatan Api-Api, Kamis (4/11) pukul 02.00 WIB.

Sontak, warga setempat pun langsung berkerumun di lokasi. Namun, sayangnya tak ada warga yang mengenali mayat pria dengan kondisi leher korban seperti kena gorok tersebut. Tak lama berselang, Polisi juga datang ke lokasi melakukan identifikasi dan selanjutnya mayat tersebut dievakuasi ke RSUD M Zein Painan.

Untungnya, ada salah seroang warga yang memposting wajah mayat itu ke media sosial Facebook, hingga kakak kandung korban mengenalinya dan terungkaplah identitas mayat bernama Untung Kurniawan (47) warga Kota Padang yang sehari-hari bekerja sebagai sopir taksi online.

Informasi dihimpun POSMETRO, mayat laki-laki ini ditemukan oleh dua orang nelayan yang hendak menarik pukat. Awalnya, nelayan itu mengira pukanya tersangkut kayu karena terasa berat ditarik. Akan tetapi setelah ditarik nelayan tersebut malah memegang kaki manusia.

Kaget yang tersangkut teryata sesosok mayat laki, kedua nelayan tersebut langsung mengangkat mayat tersebut ke sebuah kedai yang tak jauh dari jembatan. Kemudian pemilik warung melaporkannya ke Polsek Bayang.

Usai mendapatkan informasi dari warga, anggota Polsek Bayang mendatangi lokasi. Hasil pemeriksaan awal, Polisi pun mendapati tubuh korban ada luka di bagian leher sebelah kanan yang diduga bekas tusukan pisau.

Kapolsek Bayang Iptu Mohajreni Thamrin mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat laki-laki yang tersangkut pukat nelayan itu. Setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi, jasad korban dibawa ke RSUD M Zein Painan.

“Kita masih dalami kasus ini untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Terkait ada luka di tubuh korban, juga masih menunggu hasil visum apakah disebabkan benda tajam atau tidak,” ungkap Iptu Mohajreni Thamrin .

Dikatakan Iptu Mohajreni, berdasarkan scanner wajah korban, mayat yang ditemukan bernama Untung Kurniawan, warga dari Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Setelah itu, pihaknya langsung menghubungi pihak keluarga korban di Kota Padang.

“Kini pihak keluarga sudah berada di RS dan mayat itu akan segera dimakamkan. Kita bisa memberikan keterangan apakah korban merupakan dugaan kasus pembunuhan atau bagaimana karena masih dalam proses penyelidikan,” ujar Iptu Mohajreni.

Selain itu, Iptu Mohajreni menjelaskan, berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, Untung pada Selasa(2/2) diketahui mengantarkan orang ke Pesisir Selatan dengan mobil. Tetapi, sejak korban berangkat, pihak keluarga kehilangan kontak dengan korban dan tidak mengetahui kabar korban.

“Korban informasinya mengantarkan penumpang ke Pessel. Setelah itu tidak ada lagi mengasih kabar kepada keluarganya. Bahkan, ketika dihubungi nomor Hp korban tidak lagi aktif, dan korban kata keluarga sebelumnya tidak ada maslah dengan orang lain,” katanya.

Sementaram kakak kandung korban, Samsuardi mengatakan, dirinya mengetahui adiknya ditemukan meninggal dari postingan Facebook. Selain itu, dikatakan Samsuardi, korban bekerja disalah satu taksi online di Padang.

“Saya kaget saat mendapat informasi kalau adik saya ditemukan dalam keadaan meninggal, tersangkut jala nelayan. Melihat kondisinya, saya yakin adik saya dibunuh. Kita dari keluarga berharap, Polisi segera menangkap pelakunya,” pungklasnya. (rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top