Menu

Mayat Luka Bacok di Depan Pos TPR masih Misterius

  Dibaca : 137 kali
Mayat Luka Bacok di Depan Pos TPR  masih Misterius
Jenazah Dikubur setelah 12 Hari di Ruang Forensik RSAM

BUKITTINGGI,METRO
Identitas mayat dengan luka bacok yang ditemukan di parkiran Lantai II terminal tipe C, dekat Pendakian Wowo, Persisnya di depan pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Terminal Bukittinggi, hingga saat ini masih misterius. Setelah 12 hari disemayamkan di ruang instalasi forensik RSAM, pihak rumah sakit pun akhirnya memutuskan untuk memakamkan jenazah tersebut.

Kabar pemakaman jenazah itu dibenarkan Humas RSAM Bukittinggi,Murshalman Chaniago, Jumat (20/11). “ Jenazah sudah dikuburkan di TPU Gulai Bancah. Jenazah diputuskan untuk dimakamkan setelah 12 hari disemayamkan di ruang instalasi forensik RSAM,” ungkap Murshalman.

Dijelaskannya, pemakaman dilakukan oleh pihak kepolisian, Dinas Sosial dan pihak RSAM Bukittinggi, pada Rabu (18/11) lalu,  setelah sebelumnya dilakukan proses visum dokter forensik Rumah Sakit Polda Sumbar di Padang.

Setelah itu, mayat disimpan di ruang jenazah rumah sakit, kurang lebih hampir dua minggu. “Karena tak kunjung ada keluarga yang datang mengambil, mayat tersebut akhirnya dimakamkan,” bebernya.

Sebelumnya, sesosok mayat pria tanpa identitas itu awalnya ditemukan di kawasan Terminal Pasar Banto, Kota Bukittinggi, Jumat (6/11). Jasad pria malang itu didapati sudah terbujur kaku di parkiran Lantai II terminal tipe C dekat Pendakian Wowo, persisnya di depan pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Terminal.

Jasat Ditemukan oleh seorang saksi mata yang hendak buang air kecil. Awalnya dia curiga dengan Aroma busuk di sekitar tempat dia buang air kecil. Tidak berapa lama kemudian, dia melihat ada sosok mayat dengan posisi terlentang dan sudah mulai membusuk. Di beberapa bagian tubuhnya ditemukan ada bekas luka.

Dia pun melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib. Polisi yang menerima laporan itu kemudian menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Proses evakuasi dibantu pihak PMI Kota Bukittinggi.

Kapolsek Bukittinggi, AKP Dedy Ardiansyah mengatakan, mayat ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Hasil identifikasi awal, polisi menemukan sejumlah luka di tubuh mayat tersebut.

“Diduga korban meninggal akibat penganiayaan. Dilihat, ada sejumlah luka di bagian dada kirinya bekas tusukan senjata tajam,” kata Kapolsek.

Dugaan lain sambungnya, korban yang ditaksir berusia sekitar 30-40 tahun ini diperkirakan telah meninggal lebih dari satu hari. Petugas dibantu pihak PMI Kota Bukittinggi lalu mengevakuasi korban ke RSAM dengan memakai APD lengkap.

Pihak kepolisian pun telah melakukan berbagai upaya menyampaikan informasi ke masyarakat terkait penemuan mayat tersebut, termasuk melalui media. Tapi sampai di hari jenazah dimakamkan, tidak ada warga yang datang mencari. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional