Menu

Mayat Berbelatung Bikin Geger,  3 Minggu Tak Pulang, Kepala Tinggal Tengkorak 

  Dibaca : 1789 kali
Mayat Berbelatung Bikin Geger,  3 Minggu Tak Pulang, Kepala Tinggal Tengkorak 
MAYAT— Warga bersama dengan Polisi melakukan evakuasi terhadap mayat perempuan yang ditemukan sudah membusuk dan berbelatung di jalur lintas pendakian Talago Kumbang, Kabupaten Tanah Datar.

PADANGPANJANG, METRO – Saat hendak pergi memancing, seorang warga malah menemukan mayat wanita yang sudah membusuk di jalur lintas pendakian Talago Kumbang, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (23/2) sekitar pukul 08.10 WIB. Penemuan mayat yang sudah mengeluarkan bau menyengat itu membuat warga Nagari Jaho, X Koto buncah.

Saat ditemukan, kondisi korban yang diketahui bernama El (25) sudah sangat sulit untuk dikenali. Tubuhnya sudah dipenuhi oleh ulat belatung, dan kepalanya hanya tinggal tengkorak. Namun, dari pakain yang dikenakan korban, pihak keluarga bisa mengenali korban yang tidak pulang ke rumahnya sejak tiga minggu belakangan.

Pihak kepolisian dari Polres Padangpanjang yang mendapatkan informasi adanya penemuan mayat itu langsung mendatangi lokasi yang berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman. Disana polisi melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) demi kepentingan penyelidikan.

Untuk mengevakuasi korban, polisi dibantu oleh warga kemudian memasukkan jasad korban ke dalam kantong mayat dan kemudian menggotongnya hingga ke permukiman warga. Setelah itu, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangpanjang untuk dilakukan visum mengungkap penyebab kematian korban.

Informasi yang dihumpun POSMETRO, ditemukan mayat perempuan itu, pertama kali oleh salah seorang warga bernama Umar (28), yang pada saat itu melintas di lokasi menuju ke Talago Kumbang untuk pergi memancing ikan. Saat itu, ia merasa curiga dengan bau busuk yang sangat menyengat.

“Ketika saya sedang berjalan kaki disana, saya mencium bau bangkai yang sangat menyengat. Saya kemudian mencari sumber bau itu, dan ternyata mayat perempuan yang sudah busuk dan berulat. Saya kembali ke permukiman memberitahukan kepada warga terkait penemuan mayat itu,” kata Umar.

Sementara itu, Ketua Pemuda Jacky Trioza mengtakan usai menerima informasi, ia bersama ratusan warga dan polisi kembali ke lokasi. Setelah di cek ternyata memang benar yang ditemukan itu mayat dan wajahnya sudah sulit dikenali. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD untuk divisum.

“Lokasi penemuan mayat itu memang sangat jauh. Untuk mengevakuasi korban memang sangat sulit karena medan jalannya yang harus ditempuh berjalan kaki selama 2 jam. Tadi dibantu oleh warga juga bersama-sama menggotong mayat itu. Korban memang warga kita juga,” kata Jacky.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Padangpanjang Iptu Kalbert mengatakan pihaknya sudah menangani perkara penemuan mayat tersebut. Saat ditemukan mayat berjenis kelamin perempuan itu menggunakan baju hitam dan rok coklat dengan kondisi tubuh yang sudah membusuk.

“Wajah mayat yang sudah tinggal tengkorak sudah tidak bisa dikenali lagi. Tubuhnya dipenuhi belatung. Setelah ditemukan, kita menyebar informasi untuk mencari keluarganya. Setelah itu, salah seorang warga Sungai Talang, Nagari Paninjauan, X Koto , Tanahdatar, mendatangi RSUD Padangpanjang dan mengaku telah kehilangan keluarganya sejak tiga minggu lalu,” kata Iptu Kalbert.

Kalbert menambagkan setelah di cek oleh pihak keluarga, dari pakaian dan rok yang melekat pada mayat, dipastikan kalau korban bernama El yang mana sebelum ditemukan jadi mayat, El menggunkan pakaian tersebut saat pergi meninggalkan rumahnya sejak beberapa minggu belakangan.

“Mayat itu bisa dikenali dari pakaian yang dikebakan. Kita belum bisa memastikan penyebab kematian korban dan mengapa korban bisa berada di lokasi. Saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-faktanya sembari menunggu hasil visum mengungkap penyebab pasti kematian korban,” ungkap Iptu Kalbert.

Tiga Minggu Tak Pulang

Sementra itu, pihak keluarga korban, Zul (38) warga Sungai Talang, Nagari Paninjauan mengatakan kalau mayat yang ditemukan itu memang salah satu anggota keluarganya. Korban bisa dikenali melalui pakaian yang memang biasa dikenalan oleh korban.

“ Saya mengetahui ada penemuan mayat di salah satu grup di salah satu media sosial. Saya segera datang ke RSUD Padangpanjang untuk melihat langsung. Setelah saya melihat baju dan roknya saya memastikaj itu memang benar keluarga saya,” kata Zul.

Zul menambahkan korban memang sudah tiga pekan pergi dari rumah dan pihak keluarga sudah berusaha mencari-cari korban, namun tidak membuahkan hasil. Sebelumnya, korban memang sering mengeluhkan sakit kepala dan sering bicara sendiri.

“Biasanya korban tidak pernah keluar dari rumah. Hanya di rumah saja, dan palingan di sekitar rumah paling jauh. Tapi, kemarin itu entah bagaimana, korban pergi dan tidak pulang-pulang lagi. Sudah sempat dicari kemana-mana tapi tidak ketemu,” pungkas Zul. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional