Menu

Mayat Bayi Prematur Tersangkut dalam Selokan, Diduga Dilahirkan dengan Cara Aborsi

  Dibaca : 675 kali
Mayat Bayi Prematur Tersangkut dalam Selokan, Diduga Dilahirkan dengan Cara Aborsi
EVAKUASI—Polisi mengevakuasi mayat bayi prematur yang ditemukan tersangkut dalam selokan persis di depan Puskesmas Pauh dan membawanya ke RS Bhayangkara.

PADANG, METRO
Mayat bayi yang diduga lahir prematur ditemukan terangkut di selokan persis depan Puskemas Pauh di kawasan Jalan Irigasi Pasar Baru, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kamis (27/2) sekitar pukul 14.17 WIB. Sontak, penemuan mayat bayi yang masih bertali pusar itu membuat buncah msyarakat.

Kondisi bayi berwarna putih ke merah-merahan. Kulitnya sudah mulai terkelupas. Belum jelas jenis kelamin bayi tersebut. Tim INAFIS Polresta Padang beserta Polsek Pauh yang mendapat informasi adanya penemuan janin bayi tersebut langsung menuju ke lokasi.

Terlihat dua personel kepolisian turun ke saluran air untuk mencari jasad bayi. Bahkan, pihak Kepolisian terpaksa merangkak masuk ke kolong saluran air karena bagian atasnya sudah ditutupi bangunan. Usai dievakuasi, tim INAFIS Polresta Padang membungkus janin bayi itu dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Salah seorang saksi mata, Yanti (58) mengatakan, dirinya sama sekali tidak menyangka yang ia lihat pertama kali merupakan jasad bayi. Karena penasaran ia pun mengambil kayu dan mencolok-colok janin tersebut dan setelah dipastikan yang berada di saluran air itu merupakan mayat bayi, ia langsung memberitahukan suaminya.

“Keras ketika di colok-colok sama kayu. Di balik kelihatan tangannya. Saya panggil suami, iya bayi kata suami saya. Setelah itu memberitahu para perawat yang berada di Puskesmas Pauh. Informasi penemuan janin bayi ini pun cepat beredar ke kalangan masyarakat setempat yang juga berbondong-bondong mendatangi lokasi penemuan. Posisi janin itu kepalanya tertelungkup di kisi-kisi saluran air,” katanya.

Kepala Puskesmas Pauh dr Muhammad Fardhan mengatakan, pihaknya mengetahui adanya penemuan janin bayi itu diterima dari salah seorang warga.
Kemudian, para perawat dan masyarakat setempat memadati lokasi penemuan janin bayi. Ia menduga kami bayi tersebut baru berusia dalam masa kehamilan tujuh bulan. Hal tersebut dilihat dari organ tubuh bayi yang bisa dikatakan sudah sempurna.

“Kalau sudah terbentuk organ-organ janin seperti itu biasanya berusia kehamilan di atas tujuh bulan. Kalau untuk jenis kelamin janin bayi saya tidak terlihat jelas. Meskipun organ terbilang sempurna, namun beberapa kondisi tubuh bayi mengalami kerusakan. Saya menduga hal itu diakibatkan rusak tergerus saluran air,” kata Fardhan kepada wartawan.

Fardhan juga belum bisa memastikan sudah berapa hari janin bayi ini dilahirkan atau dilakukan tindakan aborsi. Ia menyerahkan pengusutan kasus penemuan mayat bayi itu kepada Polisi sepenuhnya dan bahkan siap membantu Polisi agar teka teki siapa orang tua bayi malang itu bisa terungkap.
“Makanya biar pihak kepolisian yang mengusut. Kami akan membantu. Apalagi kami punya CCTV (kamera pengawas). Kalau rekaman itu diminta, kita dengan senang hati akan menyerahkannya ke Polisi,” tuturnya.

Kapolsek Pauh Kompol Hamidi mengatakan, setelah anggota Polsek Pauh beserta unit identifikasi Polresta Padang membawa jasad bayi tersebut ke rumah sakit Bhayangkara di ketahui bahwa janin tersebut berjenis kelamin laki-laki.

“Diperkirakan mayat bayi tersebut berumur kandungan tujuh bulan. Berdasarkan pengamatan bidan Puskesmas, bayi tersebut lahir prematur serta ditandai tubuh bayi yang masih kecil, adanya ari-ari dan tali pusar yang melekat ditubuh bayi tersebut,” ujar Hamidi.

Dikatakannya, Kompol Hamidi, penemuan tersebut pertama kali oleh seorang warga bernama Asna Wirayanti (55) yang hendak buang air kecil di dapurnya yang mana di bawah dapurnya tersebut bandar selokan.

“Di saat saksi melihat ke arah bawah melalui lubang kisi-kisi dapur, saksi terkejut melihat sosok berbentuk bayi yang tersangkut di bagian dinding selokan tersebut. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan jasad bayi tersebut,” pungkasnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional