Menu

Masyarakat Taluak Bahu-Membahu Bangun Surau,  Indra Catri: Mambangkik Batang Tarandam

  Dibaca : 105 kali
Masyarakat Taluak Bahu-Membahu Bangun Surau,  Indra Catri: Mambangkik Batang Tarandam
PELETAKAN BATU PERTAMA— Bupati Agam Indra melakukan peletakan batu pertama pembangunan Surau Al-Ikhlas di Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam.

AGAM, METRO – Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri melakukan peletakan batu pertama pembangunan Surau Al-Ikhlas Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Jumat (29/11).

Indra Catri mengatakan, pembangunan surau ini wujud dari mambangkik batang tarandam. Karena ada semacam legacy dari nenek moyang yaitu Surau sebagai tempat mengaji, berinteraksi, bersilaturahim, membina ukhuwah islamiah, belajar pepatah petitih dan silek.

“Ini mulai terabaikan dan sekarang dibangkitkan lagi, saya yakin masyarakat Taluak IV Suku akan mampu melaksanakannya,” ujar Indra Catri.

Informasi yang dihimpun dari panitia, anggaran untuk membangun surau ini mencapai Rp1,5 miliar. Sedangkan dana yang terkumpul baru Rp493 juta lebih.

“Kita menargetkan anggarannya Rp3 miliar, supaya surau dapat dibangun dengan megah. Tapi buat masterplannya yang benar, kalau masalah dananya kita tidak ragu lagi dengan masyarakat Banuhampu khususnya Taluak IV Suku,” tutur bupati yang akrab dipanggil IC.

Untuk itu IC mengharapkan masyarakat harus kompak, walau arsitek telah merancang tapi itu sifatnya sebagai fasilitator. Alternatif-alternatif yang dibuat arsitek rundingkan dengan ninik mamak dan masyarakat supaya mendapatkan kesepakatan bersama dalam pembangunan ini.

“Membangun jangan tanggung-tanggung, bia gadang asa lai rancak, bia rancak asa lai sudah, bia sudah asa lai barasiah, bia barasiah asal sesuai dengan fungsinya,” sebut Bupati Agam dua periode.
Ketua panitia pembangunan surau Al-Ikhlas, Mhd Rifaldi Rivai mengatakan, surau ini dibangun di atas lahan bangunan Surau Al-Ikhlas yang lama. Pembangunan dilakukan karena bangunan surau yang lama tidak memungkinkan lagi untuk direvitalisasi. Setelah rapat dengan nagari dan masyarakat, maka menghasilkan kesepakatan untuk pembangunan baru.

“Pembangunan akan dimulai 1 Desember 2019 setelah peletakan batu pertama yang dilakukan Bupati Agam,” ujarnya.

Dijelaskan, pembangunan ini sesuai RAB akan menghabiskan anggaran sekitar Rp1,5 miliar. Namun sampai saat ini anggaran terkumpul baru Rp493 juta lebih, berasal dari infak masyarakat Taluak IV Suku baik di kampung maupun di rantau.

Dengan begitu, panitia optimis dapat mengumpulkan infak sampai pembangunan selesai. Selain infak dari masyarakat Taluak, pembangunan surau ini juga mendapatkan tambahan dana dari Bupati Agam sebesar Rp10 juta. Bahkan dalam momen peletakan batu pertama pembangunan surau ini, panitia kembali menerima sumbangan 1.100 sak semen dari tokoh masyarakat.

“Terimakasih kepada Bupati dan donatur yang telah mendukung kita dalam pembangunan surau ini. Terimakasih juga kepada keluarga Hj. Nana dan Hj. Sarifah yang telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun surau,” ucapnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional