Menu

Masyarakat Tak Patuhi AKB, Sanksi Menanti

  Dibaca : 115 kali
Masyarakat Tak Patuhi AKB, Sanksi Menanti
PATUHI PERDA AKB— Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo menegaskan masyarakat yang tidak mematuhi Perda AKB, maka sanksi menunggu yakni denda dan kurungan.

PESSEL, METRO
Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Sri Wibowo sangat mendukung dan siap bersinergi dengan pemerintah dalam penerapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 di daerah Pessel tersebut.

“Dalam Perda itu, diwajibkan masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah. Bagi mereka yang melanggar, ada sanksi pidananya dengan masa kurungan penjara selama 2 hari,” sebut AKBP Sri Wibowo, Kamis (17/9).

Ia menjelaskan, dalam perda tersebut sangat jelas disebutkan sebagaimana yang tercantum dalam BAB IX tentang Ketentuan Pidana. Pada Pasal 110 ayat 1, disebutkan pidana kurungan. Kemudian katanya, terkusus bagi mereka yang melanggar kewajiban menggunakan masker, juga akan dipidana sesuai yang diatur dalam perda AKB.

Di mana seperti yang dijelaskan, pada Pasal 12 Ayat 1 huruf d angka 2 dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua hari atau denda paling banyak Rp250.000. Akan tetapi, sebagai mana dijelaskan pasal selanjutnya, tindak pidana itu diberikan setelah pelanggar tak menjalankan sanksi sosial yang dijatuhkan oleh petugas.

Sebelum dipidana, perda itu merincikan sanksi administratif bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker dan melanggar protokoler Covid-19. ”Kalau tidak bersedia membayar denda. Maka kita siap melaksanakan sangsi kurungan dan akan kita Koordinasikan dengan kejaksaan dan pengadilan,” ujar AKBP Sri Wibowo.

Kendati demikian lanjutnya, sebelum perda AKB disahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi dan operasi yustisi penerapan aturan AKB bersama TNI-Polri dan instansi pemerintah terkait.

“Sosialisasi terus kita lakukan, kita berharap masyarakat patuh dan wajib mematuhi protokoler Covid-19. Mari sama-sama kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga tidak ada lagi penambahan kasus baru di Pessel,” harap AKBP Sri Wibowo. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional