Menu

Masyarakat Diajak Peduli Covid- 19 di Padangpariaman

  Dibaca : 67 kali
Masyarakat Diajak Peduli Covid- 19 di Padangpariaman
SERAHKAN BANTUAN— Anggota Polres Padangpariaman dan Babinsa serahkan bantuan kepada warga.

PDG.PARIAMAN, METRO–Terkait insiden dalam penegakan protokol kese­hatan terdahap seorang perempuan saat ini melalui proses tes cepat virus corona di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta beberapa waktu lalu ternyata menuai banyak kritikan.

Belum lagi sikap petu­gas Kepolisian yang dinilai terlalu berlebihan saat melaksanakan kegiatan operasi penegakan pro­tokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Dam­pak dari semua itu tak sedikit jumlahnya netizen yang melayangkan kritikan pada penegak hukum, teru­tama pihak kepolisian.

Kapolres Padang­paria­man AKBP Dian Nugraha dan Kasubbag Humas Pol­res Padangpariaman AKP Emel Sangra mengatakan, sebenarnya TNI, Polri dan juga melibatkan ormas dalam bekerja tujuannya agar ‘masyarakat peduli’ protokol Covid-19 dan me­ngi­ngatkan agar ma­sya­rakat ‘hidup sehat harus dari kesadaran, bukan keta­kutan’.

Jadi kata Emel, upaya untuk melawan Covid-19 itu membutuhkan du­ku­ngan semua pihak, dan bukan malah menonjolkan kritikan. Sebab kata dia menambahkan, sebe­nar­nya tugas Polri di tengah pandemi Covid-19 semakin kompleks, karena tidak hanya mengatasi masalah kejahatan, radikalise, tero­risme, dan narkotika.

“Pada masa Pandemi Covid 19 ini tugas Polri semakin kompleks dan ba­nyak variannya. Kini Polri bukan lagi hanya mena­ngani kriminalitas, kejaha­tan jalanan, kejahatan lain­nya, radikalisme sampai masalah narkoba, tetapi juga sebagai anggota Gu­gus Tugas Nasional Perce­patan Penanganan Covid-19 Polri memiliki sejumlah tugas tambahan. Sebagai langkah preemtif Polisi ber­tugas memetakan wila­yah yang rawan penye­baran virus corona,” ujar Emel.

Selain itu kata Emel, Polri juga harus secara massif memberikan him­bauan kepada masyarakat untuk patuhi protokol kese­hatan, seperti yang dila­kukan personel Polres Pa­dang­pariaman. Sedangkan untuk langkah preventif, polisi melakukan patroli di wilayah yang rawan pe­nye­baran Covid-19 turut melakukan pengawasan.

Belum lagi membantu pemerintah daerah (pem­da), seperti menyemprot tempat publik dengan cai­ran disinfektan, ikut serta mengukur suhu tubuh be­r­sama dengan institusi ter­kait lainnya, memberikan bantuan sampai ke pelo­sok2, mengatur lalu lintas, dan menerapkan larangan mudik sebagaimana di­sam­paikan Presiden Joko Widodo yang meminta Pol­ri dan TNI untuk memas­tikan kebijakan larangan mudik berjalan efektif.(efa)

Dikatakan Emel, dite­ngah keterbatasan per­sonel Polri, tentu saja se­mua itu butuh kepiawaian improvisasi satker (satuan kerja) di lapangan. Dibu­tuhkan kemampuan ang­gota Polri untuk turut me­ngatasi masalah yang tim­bul dari ketidakpatuhan masyarakat.

“Karena itulah, bagi kami di jajaran Polres Pa­dang Pariaman harus me­mahaman komunikasi an­tar­budaya masyarakat a­gar tidak timbul kega­d­u­han dalam menjalankan tugas,” ujar AKP Emel.

Jadi kata AKP Emel me­nambahkan, terkait dengan kritikan yang dilayangkan dan sempat viral di media sosial itu tidak perlu di­besar-besarkan, karena bagaimana pun juga Polisi juga manusia, yang tak luput dari kesalahan. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional