Menu

Masuki New Normal, Bupati Monitoring Pasar, Rumah Sakit dan Lokasi Wisata, Indra Catri : Masyarakat Agam sudah Paham Aturan

  Dibaca : 604 kali
Masuki New Normal, Bupati Monitoring Pasar, Rumah Sakit dan Lokasi Wisata, Indra Catri : Masyarakat Agam sudah Paham Aturan
Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri melakukan kunjungan ke objek wisata Linggai Kecamatan Tanjung Raya yang baru dibuka.

Memasuki Zona Baru New Normal Bupati Agam Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri didampingi Asisten II Pemkab Agam,Kepala Dinas Pertanian,Kepala Dinas DPMN,Kepala BKPSDM Selasa (9/6) lakukan Monitoring lapangan tentang penerapan New normal usai lepas dari PSBB.Monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung perapan dilapangan dan sambutan masyarakat tentang New normal ini “Alhamdulilah setelah kita simulasinya selama ini,kita lihat dirumah Sakit dan seluruh Puskemas yang ada di Kabupaten Agam tentang penerapan New Normal ini semuanya berjalan sesuai yang kita inginkan,” ungkap Indra Catri.

Kemudian sosialisai tentang new normal ini harus kita lakukan secara berulang-ulang,karena sedikit kita saja lengah atau mengabaikan protokol kesehatan bisa berakibat fatal,sebelum hal itu terjadi kita sudah mengatisipasi lebih awal.jadi hari ini kita cuma memastikan apakah protokol kesehatan itu dilaksanakan menurut semestinya.

Selama PSBB, Pemerintah Kabupaten Agam terus gencar melakukan sosialisasi edukasi simulasi dan kegiatan tersebut terus dilakukan berulang-ulang.”Lebih baik kita terlatih dari awal dari ketimbang mengesekusi pasien yang baru sudah terjankit Covid-19,karena mengecah lebih baik dari pada mengobati,” iingatnya.

Di samping itu, kita berharap kepada petugas pelayanan rumah sakit agar selalu berhati-hati dan terus tingkatkan kewaspadaan jangan sampai lenggah karena,memasuki new normal ini.Karena saat sekarang ini masyarakat bepersepsi bahwa ketika memasuki new normal masyarakat beranggapan kembali normal sediakala,padahal bukan demikian.

“New normal itu merupakan tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara Rajin Cuci tangan ,jaga jarak pakai masker dan pola hidup bersih dan sehat,” jelas Indra Catri.

Dan untuk pelayan umum bagi masyarakat, kita sudah mencetuskan berbagai Aplikasi Online.Contonhya saja dalam kepengurusan Adminduk,kita sudah memiliki Aplikasi Pak Dewa.Jadi masyarakat kalau ingin mengurus Adminduk bisa melalui WhatsApp.jadi dengan aplikasi tersebut,penumpukan titik kumpul di kantor bisa berkurang.

Di samping itu lanjut Indra catri bagi masyarakat yang ingin berkosultasi, sudah kita sediakan tempatnya.Kalau untuk kantor rata-rata kantor Dinas kita sudah reperentatif semunya,dan ini tidak lepas dari prestasi yang kita dapat selama ini.sehingga bantuan dari Pusat bisa kita upayakan untuk membangun kantor-kantor “Dan untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat,pada saat new normal ini kita terus upayakan pelayanan secara online untuk mengindari penumpukan atau titik kumpul di kantor-kantor bisa kita kurangi,” jelasnya.

Tidak itu saja Selama PSBB kita,sudah melatih masyarakat bagaimana menerapkan aturan Protokol Covid yang tepat dan bisa menekan angka penyebaran virus Covid-19.Alhamudulilah berkat kegigihan kita semua semuanya terlaksana dengan baik dan ini terbukti di pasar-pasar tradisional di Agam. “Rata-rata para pedagang sudah menggunakan masker secara keseluruhan,namun ada juga yang tidak menggunakan masker,dan itu pun hanya pengunjung pasar dan para pedagang rata-rata sudah memahami protokol kesehatan new normal,” ucap Indra Catri.

Sebelum new normal diterapkan, jelas Indra Catri, Pemkab Agam sudah melakukan berbagai persiapan-persiapan seperti sosialisasi, edukasi dan simulasi. Bahkan prinsip social dan physical distancing masih tetap diterapkan.

“Seiring dengan penerapan new normal, kita masih perlu sosialisasi dan mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Sebab masih ada sebagian kecil masyarakat beranggapan di masa new normal situasi sudah kembali normal seperti semula, padahal belum. Ini perlu diberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat. “Di masa new normal, masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Tapi tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan. Karena Covid-19 belum berakhir,” ujar Indra Catri.

Menurutnya, akibat belum memahami new normal, bisa saja masyarakat tidak pakai masker dan kerumunan bakal kembali terjadi. “Maka dengan telah kembali dibukanya objek wisata, kita berharap agar petugas terus mengedukasi pengunjung terkait penerapan new normal ini,” sebutnya.

Bahkan di objek wisata juga disediakan masker dan tempat cuci tangan. Termasuk cek suhu dan pembatasan jumlah pengunjung juga diberlakukan. Hal ini kata Indra Catri sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Tidak hanya itu, Pemkab Agam juga melakukan sistem non tunai dalam memungut retribusi objek wisata, yang mulai diterapkan di Linggai. Saat kunjungan, secara langsung Indra Catri melakukan uji coba retribusi non tunai menggunakan kartu brizzi miliknya. “Dengan sistem non tunai, transaksi dengan uang dapat dihindari yang menjadi salah satu media penyebaran Covid-19,” ulasnya.(pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional