Menu

Masuk ke Permukiman, Petugas Damkar Tangkap Ular King Kobra di Jorong Sa­ruaso Timur (Tombang), Nagari Saruaso, Keca­ma­tan Tanjung Emas

  Dibaca : 129 kali
Masuk ke Permukiman, Petugas Damkar Tangkap Ular King Kobra di Jorong Sa­ruaso Timur (Tombang), Nagari Saruaso, Keca­ma­tan Tanjung Emas
ULAR DITANGKAP— Ular king kobra diamankan di Kantor Damkar Kabupaten Tanah Datar usai ditangkap di permukiman warga.

TANAHDATAR, METRO–Masuk ke permukiman warga, ular berbisa jenis king kobra berukuran besar yang panjangnya lebih dari tiga meter berhasil ditangkap petugas Damkar Tanah Datar di Jorong Sa­ruaso Timur (Tombang), Nagari Saruaso, Keca­ma­tan Tanjung Emas, Senin (3/8) sekira pukul 09.00 WIB.

Penangkapan ular ber­bahaya itu sempat mem­buat heboh masyarakat. Bahkan, petugas Satpol PP dan Damkar dibuat kewa­lahan dengan kekuatan ular tersebut. Namun, sete­lah ular berbisa itu dibuat lelah, petugas pun akhir­nya behrasil menang­kap­nya dan akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sum­ber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

Plt Kabid Damkar Nu­syi­rwan didampingi Kasi Ke­se­lamatan Kebakaran Di­nas Satpol PP Damkar Fauzi Arifin mengatakan, ular tersebut termasuk spesies ular kobra yang bisa ber­uku­ran besar dan panjang. Se­te­lah menda­pat laporan ada­nya kebe­ra­daan ular berbisa itu, pihaknya lang­sung datang ke lokasi.

“Ular tersebut ditemu­kan petugas di belakang rumah warga. Ular terse­but terlihat habis mema­kan mangsa berupa seekor biawak. Ular sempat ber­gerak menuju kandang itik warga. Kebetulan lokasi juga bersemak belukar. Namun, kita dapat me­nang­kapnya. Kondisi lokasi penangkapan sempit, ular diarahkan ke lokasi yang agak lapang sebelum di­tang­kap,” kata Fauzi.

Dijelaskan Fauzi, per­tugas memakai sejumlah cara agar ular tersebut lelah, sampai akhirnya da­pat de­ngan mudah di­tang­­kap. Ter­kait video yang beredar saat proses pe­nang­kapan king kobra, Fauzi menegaskan bahwa hal itu bu­kan atraksi, me­lain­kan upa­ya untuk me­nang­kap ular.

“Jadi kami tegaskan, dalam video yang beredar, petugas bukan melalukan atraksi atau pamer. Melain­kan melakukan upaya ba­gai­­mana membuat ular itu letih terlebih dahulu. Ka­rena itu ular berbisa yang agresif, jadi tidak bisa lang­sung berhadapan karena berbahaya. Kami meng­imbau, jika menemukan ular serupa atau ular ber­ba­haya lainnya, segera meng­hubungi petugas Sat­pol PP Damkar Tanah Da­tar,­” pungkasnya. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional