Menu

Masuk  APBD Perubahan 2021, Sumbar Anggarkan Insentif Tenaga Kesehatan

  Dibaca : 51 kali
Masuk  APBD Perubahan 2021, Sumbar Anggarkan Insentif Tenaga Kesehatan
FOTO BERSAMA— Gubernur Sumetara Barat Mahyeldi berfoto bersama dengan pimpinan DPRD usai Rapat Paripurna, Kamis (2/9).

PADANG, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengang­garkan insentif untuk te­naga kesehatan dalam APBD Perubahan 2021 yang disampaikan dalam Nota Pe­ngantar Rancangan KU­A PPAS pada Rapat Pari­purna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar. “Arah kebijakan belanja pada kebijakan APBD P 2021 diantaranya untuk pemenuhan kebu­tuhan belanja yang bersifat earmark dan harus dialo­kasikan diantaranya keku­rangan insentif untuk te­naga kesehatan,” kata Gu­bernur Mahyeldi dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (2/9).

Kemudian untuk memenuhi amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 da­lam rangka mendukung penanganan COVID-19 dan dam­paknya.

APBD P 2021 juga di­arah­kan untuk menutupi ke­kurangan gaji, kekurang­an TPP Dinas Pendidikan tahun 2018, dan kekurangan insentif pajak. “Lalu untuk pemenuhan kewajiban Pem­prov Sumbar kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dan pihak ketiga lainnya yaitu bagi hasil pajak ke Kabupaten/Kota, hutang BPJS ASN dari tambahan penghasilan pegawai atau TPP tahun 2020 dan kewajiban untuk kontribusi PBI JK dan JKN sakato,” katanya.

Gubernur Mahyeldi me­­ngatakan Perubahan APBD 2021 dilakukan sesuai Pasal 161 Ayat (2) Pe­raturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Perubahan APBD 2021 itu diantaranya dilatarbelakangi oleh perkem­bangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran KUA. La­ju pertumbuhan ekonomi Sumbar yang terkoreksi dari target RKPD 2021 se­besar 4,22 persen, tekanan inflasi pada triwulan II tahun 2021 yang diproyeksikan meningkat dibanding triwulan I, dan realisasi anggaran semester I tahun 2021 yang realisasinya belum maksimal.

Kemudian adanya perubahan perubahan kebijakan atau regulasi di tingkat pusat terutama dalam pe­ne­rapan Permendagri 90 tahun 2019 beserta pemutakhirannya melalui keputusan Menteri dalam Ne­geri nomor 050-3708 tahun 2020.

“Lalu adanya kebijakan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran sebagaimana diatur dalam peraturan Menteri keuang­an nomor 17/PMK.07/2021 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana Desa tahun anggaran 2020 satu dalam rangka mendukung penanganan pandemi COVID-19 dan dampaknya,” jelas Mahyeldi.

Penyesuaian program kegiatan dan kegiatan de­ng­an visi misi dan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih yang tercantum dalam RPJMD 2021-2026 dan beberapa penyebab lain.

Dengan memperhatikan perkembangan indikator ekonomi makro Sumbar sampai triwulan II tahun 2021 dan perkembangan realisasi APBD semester I tahun 2021 maka disusun proyeksi Pendapatan Dae­rah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah pada Rancangan Perubahan AP­BD tahun 2021.

Pendapatan Daerah kata Mahyeldi, diperkirakan sebesar Rp6,53 triliun mengalami penurunan se­besar 0,76% dari anggaran semula sebesar Rp6,58 triliun yang terdiri dari Pendapatan asli daerah diperkirakan sebesar Rp2,35 triliun naik sebesar 0,71% dari anggaran semula sebesar Rp2,33 triliun.

Kemudian Pendapatan Trans­fer diperkirakan se­be­sar Rp4,08 triliun turun sebesar 1,58% dari anggaran se­mula sebesar Rp4,15 triliun.

Lalu Lain-lain pendapa­tan yang sah diperkirakan sebesar Rp91,36 miliar turun sebesar 1,05% dari anggaran semula Rp92,36 miliar.

“Sementara itu Belanja Daerah direncanakan se­besar Rp6,82 triliun naik sebesar 0,61% dari anggaran 2021 sebesar Rp6,78 triliun terdiri dari belanja operasi, Belanja Modal sebesar Rp830,98 miliar turun sebesar 0,71% dari anggaran semula sebesar Rp836,91 miliar, Belanja Tidak Terduga diperkirakan sebesar Rp107 miliar naik sebesar 114% dari anggaran semula sebesar Rp50 miliar, Belanja Transfer diperkirakan sebesar Rp.­984, 3 miliar naik sebesar 7, 80% dari anggaran semula sebesar Rp913,19 miliar,” tuturnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional