Menu

Massa Seruduk Kantor Kejati Sumbar, Tuntut Kejelasan Perkara Penyelewengan Dana Covid-19 di Sumbar

  Dibaca : 189 kali
Massa Seruduk Kantor Kejati Sumbar, Tuntut Kejelasan Perkara Penyelewengan Dana Covid-19 di Sumbar
BAKAR BAN— Massa lakukan ritual bakar ban di depan Kantor Kejati Sumbar sebagai bagian dari aksi menuntut kejelasan perkara penyelewengan dan Covid-19, Jumat (9/4) sore.

PADANG, METRO
Massa yang tergabung dalam Pergerakan Milenial Minang (PMM) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar) menuntut kejelasan atas dugaan penyelewengan dana penanganan Covid-19 di Sumbar yang hingga saat ini belum ada kejelasannya dari aparat penegak hukum.

Berdasarkan pantauan dilapangan, massa mendatangi kantor Kejati Sumbar Jumat (9/4) sore dengan membawa spanduk berbagai macam tulisan. Diantaranya yaitu, “Tak ada kata damai pada praktek korupsi”.

Dalam melakukan aksinya, massa tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan tetap memakai masker, dan membawa handsanitizer. Tak hanya itu, terlihat polisi berpakaian lengkap dan preman berjaga-jaga di depan Kejati Sumbar untuk mengamankan jalannya aksi.

Massa yang datang sekitar pukul 16.00 WIB ini melakukan ritual bakar ban di depan kantor Kejati Sumbar sebagai wujud kekecewaan karena tidak bisa bertemu Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar yang saat itu hanya diwakili oleh Asisten Intelijen Kejari Sumbar Teguh Wibowo yang menerima mahasiswa untuk berdialog.

Dalam orasi, koordinator lapangan aksi Fikri Haldi mengatakan bahwa penegak hukum di Sumbar telah mandul mengingat tidak adanya kejelasan kasus dugaan penyelewengan dana Covid-19 yang ditemukan oleh BPK.

“Sudah jelas-jelas temuan BPK dan adanya rekomendasi dari pansus DPRD Sumbar, namun hingga saat ini perkara korupsi dana Covid-19 belum juga ada titik terangnya. Itu maling uang miliaran rakyat bebas berkeliaran.” kata Koordinator unjuk rasa Fikri Haldi dalam menyampaikan orasinya.

Ia mengatakan, agar penanganan kasus korupsi segera dituntaskan agar tidak adanya ketimpangan hukum yang terjadi di negeri ini.

“Kami menilai penegak hukum sudah mandul, makanya dalam orasi kedepannya kami akan membawa madu sebagai simbol supaya penegak hukum kuat. Kami memang sedikit kali ini tapi kami memperjuangkan orang banyak atau rakyat. Rakyat disuruh dirumah saja. Sedangkan dana Covid-19 dikorupsi. Sudah satu bulan perkara ini ditangani, namun belum ada kejelasan, dan setidaknya ada tersangka dalam kasus ini. Bila mana tidak ada kejelasannya kami akan kembali melanjutkan aksi walaupun nanti bulan puasa,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Anwarudin, yang diwakili Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sumbar,  Teguh Wibowo, menemui langsung para mahasiswa.

 ”Kami mendukung apa yang disampaikan para adek-adek mahasiswa. Namun, dalam penanganan tindak pidana korupsi (tipikor). Dimana kasus tersebut sudah ditangani Polda Sumbar. Penanganan tipikor tidak seperti pidana umum  (pidum),  karena harus membutuhkan dua alat bukti, yang cukup,” ujar Anwarudin.

Ia mengatakan, saat ini Kejati Sumbar masih menunggu berkas yang tengah ditangani oleh Polda Sumbar. Dan bilamana sampai ke tangan Kejati, akan segera menindak lanjuti perkara tersebut.

“Kami membutuhkan dukungan dari masyarakat dalam menangani perkara Tipikor. Dukungan dan semangat dari masyarakat seperti ini sangat diperlukan, sehingga menjadi semangat dalam berkerja,”pungkasnya.

Seperti diketahui, dugaan penyelewengan dana dimulai dengan adanya temuan LHP BPK yang menunjukkan dana diberikan ke Pemprov Sumbar sebesar Rp160 miliar di tahun 2020 untuk penanganan covid-19. Sebesar Rp 150 miliar dipakai dan Rp 10 miliar harus dikembalikan. Dari temuan BPK, ada indikasi Rp 49 miliar dicurigai dan diragukan penggunaannya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar lalu membentuk panitia khusus (pansus) untuk menindaklanjuti indikasi penyimpangan anggaran itu. DPRD menyebut, salah satu dugaan penyimpangan dana terjadi dalam pengadaan hand sanitizer. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional