Menu

Masjid Baru Kantor Gubernur Diresmikan

  Dibaca : 246 kali
Masjid Baru Kantor Gubernur Diresmikan
KHATIB— Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menjadi sebagai khatib untuk Jumat pertama di Masjid Baitul Auliya yang berada dalam komplek kantor Gubernur Sumbar.

SUDIRMAN, METRO
Setelah pengerjaan yang berlangsung hampir 6 bulan sejak 15 Juli 2020 lalu, pembangunan masjid baru di Kantor Gubernur Sumbar rampung. Peresmian penggunaan Masjid Baitul Auliya tersebut ditandai dengan digunakannya untuk Shalat Jumat (8/1).

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno g bertindak sebagai khatib untuk Jumat pertama di masjid yang berada dalam komplek kantor Gubernur Sumbar tersebut. “Pembangunan Masjid Baitul Auliya Kantor Gubernur Sumbar atas dasar masterplan pembangunan kawasan kantor gubernur Sumbar secara keseluruhan. Masjid ini dibangun karena masjid yang lama sudah tidak layak, dari segi daya tampung, kenyamanan, dan fisiknya sudah banyak yang retak karena gempa,” sebut Irwan saat peresmian penggunaan Masjid Baitul Auliya Kantor Gubernur Sumbar, Jumat (8/1).

Ia mengatakan, pembangunan masjid ini anggarannya bersumber dari APBD Provinsi Sumbar. Diharapkan masjid baru, megah ini dapat memberikan kenyamanan beribadah, khusunya para karyawan dan karyawati di lingkungan Setdaprov Sumbar. Masjid ini juga dibuka untuk masyarakat umum yang ingin melaksanakan ibadah.

“Karena nyamannya jangan dipakai untuk tidur, jangan sampai pegawai dicari atasannya kemana-mana tak ada, ternyata adanya di masjid. Nyamannya ada AC bukan untuk tidur, tapi untuk beribadah,” ungkapnya.

Terkait nama Masjid Baitul Auliya, rumah pemimpin, Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan dengan nama masjid ini dapat mengingatkan dan memotivasi setiap jamaah yang beribadah jika setiap orang ini adalah pemimpin, sehingga segala sesuatu yang dikerjakan akan dipertanggungjawabkan.

“Baitul Auliya artinya rumah pemimpin. Kita semuanya adalah pemimpin, setidaknya memotivasi kita dengan nama ini menjadi orang yang bertanggungjawab dengan apa yang dipimpin kepada Allah,” jelasnya.

Ia mengatakan, masjid ini harus dirawat dan dijaga. Untuk itu, ia meminta Biro Bina Mental dan Kesra Setdaprov Sumbar untuk segera membentuk pengurus masjid yang betul-betul punya komitmen untuk mengurus. “Biro Bintal dapat secepatnya membentuk pengurus masjid sehingga masjid dapat terpelihara dan dimamfaatkan sebaik-baiknya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum Rosail Akhyari selaku kuasa pengguna anggaran pembangunan Masjid Kantor Gubernur Sumbar ini mengatakan, tujuan pembangunan masjid ini untuk meningkatkan pelayanan yang respentatif di bidang agama agar karyawan dan karyawati khususnya di lingkungan Setdaprov Sumbar nyaman dalam beribadah dan masyarakat sekitar komplek kantor gubernur.

“Pembiayaan pembangunan masjid kantor gubernur ini berasal dari APBD Sumbar anggaran 2020 dan 2021 sebesar Rp5,5 miliar. Pelaksanaan pembangunan dilakukan dua tahap, untuk tahap pertama berupa struktur dan arsitektur dengan alokasi anggaran Rp 3,37 miliar, kemudian untuk tahap kedua pekerjaan finishing dan mekanikal elektrikal dengan alokasi anggaran Rp2,16 miliar,” pungkasnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional