Menu

Masih Berjualan di Atas Fasum, PKL Permindo dan Veteran Ditegur

  Dibaca : 82 kali
Masih Berjualan di Atas Fasum, PKL Permindo dan Veteran Ditegur
TERTIBKAN PEDAGANG— Petugas Pol PP menertibkan pedagang yang masih berjualan di trotoar.

TAN MALAKA, METRO
Masalah Pedagang Kaki Lima (PKL) masih persoalan dan PR bagi Pemko Padang. Sebab, kerap ditemukan dengan santainya para PKL menjajakan dagangannya di atas fasilitas umum (fasum). Hal itu jelas secara terang-terangan melanggar perauran daera (perda).

Senin (5/4), petugas Satpol PP Kota Padang menegur PKL yang masih membandel, berjualan di atas fasum di kawasan pedestrian Permindo dan Veteran.

“PKL berjualannya di lokasi terlarang, itu menyalahi aturan, makanya ditegur. Memang diantaranya ada yang berkilah dengan berbagai macam alasan. Kami juga bukan bermaksud menghalangi atau menghambat rezekinya. Tapi menyampaikan bahwa melanggar aturan, karena di atas fasum atau memakan bahu jalan,” kata Plh Kasat Pol PP Padang, Yefri.

Dalam peneguran tersebut lanjutnya, tidak ada perlawanan dari pedagang. Petugas juga tidak membawa lapak-lapak PKL ke Mako Satpol PP.

“Kita mengimbau kepada pedagang untuk mentaati aturan dan jangan seenaknya berjualan,” ucap mantan Camat Pauh ini.

Dijelaskan, saat penertiban lapak-lapak PKL yang diletakkan di trotoar, para petugas penegak perda membantu memindahkan lapak-lapak pedagang tersebut agar tidak mengganggu kenyamanan pejalan kaki di trotoar.

Selanjutnya para pedagang tersebut ditegur dan diedukasi agar tidak lagi menjadikan trotoar sebagai lokasi berdagang.

“Satpol PP Kota Padang akan terus menertibkan PKL yang berjualan di fasum. Mari kita bersama-sama mentaati aturan dengan tidak memakai trotoar untuk berjualan. Jika tak mau diatur juga, pedagang akan ditipiring hingga lapaknya dibawa ke Mako Satpol PP. Kalau tak ingin disanksi, jangan melanggar,” tegasnya.

Ia menyampaikan, memakai fasum dan fasos dalam berusaha melanggar Perda No 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Terpisah, anggota Komisi I DPRD Padang, Rustam Efendi meminta kepada Satpol PP mengawasi PKL secara rutin. Selain itu, dalam pemberian sanksi jangan tebang pilih. “Jangan serimonial saja penertibannya. Selain itu, solusi bagi mereka carikan juga, sebab mereka butuh makan,” tegas Rustam Efendi.

Ia mengimbau, warga untuk selalu menaati aturan yang sudah dibuat pemerintah, dan jangan seenaknya berusaha. “Bukalah lapak, namun jangan di lokasi terlarang,” pungkasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional