Menu

Masalah RSUD M Zein segera Terjawab, Hasil Audit BPKP Dikantongi Bupati Hendrajoni

  Dibaca : 1004 kali
Masalah RSUD M Zein segera Terjawab, Hasil Audit BPKP Dikantongi Bupati Hendrajoni
KETERANGAN PERS— Bupati Pessel Hendrajoni mengungkapkan kepada media persoalan RSUD M Zein akan terjawab menyusul hasil audit BPKP sudah dikantongi bupati.

PESSEL, METRO
Persoalan RSUD Dr Muhamad Zein Painan bagaikan bom waktu. Karena hasil audit BPKP tentang kelanjutan pembangunan gedung RSUD Dr Muhamad Zein Painan, di Bukit Taranak Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan sepertinya sudah di tangan kepala daerah.

Sehingga, permasalahan RSUD ini sewaktu waktu segera meledak, untuk menjawab pertanyaan masyarakat yang beragam opini belakangan, salah satunya dari anggota DPRD Pesisir Selatan.

Opsi hak interpelasi dari anggota DPRD Pessel pada bupati Pesisir Selatan muncul, untuk memintak kejelasan kelanjutan pembangunan gedung RSUD Dr.Muhamad Zein Painan, di Bukit Taranak Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, dengan menggunakan anggaran pinjaman Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Pusat sebesar Rp 99 miliar.

“Hasil Audit BPKP sudah di tangan saya dan tinggal tunggu kapan pimpinan DPRD Pessel bisa menghadirkan 45 orang anggota DPRD Pessel,” tegas Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Jumat (17/7).

Hal itu disampaikan Bupati, pada awak media usai penyampainan jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum tentang Pertanggungjawaban APBD tahun 2019 di gedung DPRD Pessel. Bahwa, dengan hasil audit BPKP telah ada di tanganya untuk menjawab pertanyaan masyarakat dan anggota DPRD Pessel apa yang terjadi tentang pembangunan rumah sakit tersebut.

Hendrajoni tidak ingin timbul opini-opini yang beragam di belakang hari, maka untuk itu hasil audit BPKP ini disampaikan di hadapan 45 anggota DPRD Pessel. “Jadi tidak akan saya ditutup-tutupi lagi, semua akan terbuka secara transparan dengan sendirinya,“ kata Hendrajoni.

Secara aturan hukum, dirinya tidak mempunyai kewenangan untuk menghentikan pembangunan rumah sakit tersebut, hanya menunda pembayaran. Ke depan semua masyarakat Pesisir Selatan, serta DPRD Pessel akan mengetahui apa sebenarnya terjadi, semua akan terbuka terang benderang. Tentang polemik apa sebenarnnya terjadi dalam pembangunan RSUD M Zeinan Painan ini. Apalagi audit BPKP telah selesai.

Menjawab hal itu, Ketua DPRD Pessel Ermizen didampingi Wakil Ketua DPRD Ikal Junaidi, menanggapi permintaan Pemkab untuk menghadirkan 45 anggota DPRD Pessel untuk mendengarkan penyampaian bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, akan menyampaikan hal tersebut ke anggota DPRD Pessel lainnya. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional