Menu

Masa Tenang 6-8 Desember, KPID Sumbar dan Bawaslu Dharmasraya Sosialisasi Aturan Pilkada

  Dibaca : 451 kali
Masa Tenang 6-8 Desember, KPID Sumbar dan Bawaslu Dharmasraya Sosialisasi Aturan Pilkada
SOSIALISASI— KPID Sumatera Barat mengadakan Sosialisasi dan Deklarasi Pengawasan Pemberitaan, Penyiaran, Iklan Kampanye Pilkada Serentak tahun 2020 di kantor Bawaslu Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (5/12).

DHARMASRAYA, METRO
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Barat mengadakan acara Sosialisasi dan Deklarasi Pengawasan Pemberitaan, Penyiaran, Iklan Kampanye Pilkada Serentak tahun 2020 di kantor Bawaslu kabupaten Dharmasraya, Sabtu (5/12).

”Kegiatan ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat, khususnya para aktivis millenial, mengenai peraturan perundang-undangan terkait penyiaran di masa Pilkada tahun 2020, yang telah memasuki masa tenang terhitung mulai tanggal 6 Desember 2020,” ujar Komisioner KPID Sumbar Mardhatillah dalam sambutannya.

Komisioner KPID Sumbar Jimmi Syah Putra Ginting, yang didaulat menjadi Narasumber mengungkapkan bahwa lembaga penyiaran lembaga penyiaran Televisi dan radio memiliki peran dalam pemilihan kepala daerah, khususnya di masa tenang perlu menjaga kondusifitas.

Di masa tenang (6-8 Desember), lembaga penyiaran dilarang menayangkan kembali liputan jurnalistik kegiatan kampanye atau aktivitas peserta pemilihan umum kepala daerah. Lembaga penyiaran juga dilarang menayangkan kembali debat terbuka, juga dilarang menayangkan jajak pendapat tentang pasangan calon peserta pilkada serentak, disamping itu juga dilarang menyiarkan iklan, rekam jejak, maupun bentuk lainnya yang mengarah pada kampanye.

Senada dengan itu, Alde Rado, Koordinator Divisi Hukum, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Dharmasraya, menjelaskan bahwa Bawaslu akan terus melakukan pengawasan terhadap akun media sosial resmi dari masing-masing calon.

“Apabila ditemukan pelanggaran, maka Bawaslu tidak segan-segan untuk melakukan penindakan,” katanya.

Kegiatan yang dihadiri peserta dari kalangan milenial, seperti KNPI Dharmasraya, PMII, HMI, KIPP, IMM, Pemuda Dewan Dakwah berlangsung hangat dan menarik, dibuktikan dengan antusias dari peserta ketika dibuka sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber.

Acara tersebut juga disertai dengan deklarasi bersama antara KPID Sumbar, Bawaslu kabupaten Dharmasraya dan peserta acara. Semua pihak bertekad untuk melakukan pengawasan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye dalam pilkada serentak tahun 2020, demi terwujudnya penyiaran dan pilkada yang berkualitas di kabupaten Dharmasraya. Setelah itu, acara ditutup dengan foto bersama antara narasumber dan peserta acara. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional