Menu

Masa Reses ke Dapil Awal 2021, Tampung Berbagai Aspirasi Pembangunan Fisik dan Non Fisik

  Dibaca : 134 kali
Masa Reses ke Dapil Awal 2021, Tampung Berbagai Aspirasi Pembangunan Fisik dan Non Fisik
Anggota DPRD Sumbar Evi Yandri meninjau rencana pengerjaan jalan melalui dana Pokir 2020 yang dialksanakan 2021.

DALAM masa Rreses awal tahun 2021, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman ke daerah pemilihannya (Dapil) di Kota Padang telah menampung berbagai aspirasi dari pemilihnya. Namun, aspirasi tersebut yang mengapung dalam kegiatan Reses ke Dapil tersebut menyangkut pembangunan fisik dan non fisik.

Aspirasi dari konstituen meliputi perbaikan sarana jalan, infrastruktur lahan pertanian seperti irigasi. “Selain itu aspirasi yang sifatnya non fisik seperti pendidikan dan pengurusan sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), karena banyak yang tidak mengerti cara mengurus sertifikat,” ujar Evi Yandri, Senin (22/4 /2021).

Di, antaranya saat melakukan reses bersama Kelompok Wanita Wanita Tani (KWT) se Kota Padang, yang dilaksanakan Minggu (21/3/2021) Maret bersama KWT se Kota Padang. Dalam kesempatan itu salah seorang anggota KWT Dewi meminta bantuan alat untuk pasca panen sayur hedroponik. Serta diberi pelatihan kelompok wanita tani supaya lebih paham tentang hedroponik

.Salah seorang anggota KWT dari Sungai Lareh Lubuk Minturun Aida mengharapkan, bantuan perbaikan Irigasi sungai karena tebing sungai sudah jebol. Sehingga, irigasi tak berfungsi sebagaimana mestinya. Sehingga, aliran air tidak maksimal masuk ke lahan pertanian.

Selain itu keluhan ibuk ibuk adalah bagaimana ekonomi keluarganya terbantu karena terdampak pandemic Covid-19, sehingga semua serba susah. Pertemuan itu juga dihadiri Sekcam Kuranji Harnoli, Lurah Pasar Ambacang. Selain itu menampung aspirasi serta keluh kesah terhadap permasalahan yang ada di lingkungan mereka di Koto Tingga Pasar Ambacang.

Sementara, yang dalam Reses yang dilaksanakan di Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah, Senin (22/4/2021), aspirasi konstituen terkait drainase, jalan dan pengurusan sertifikat.

Salah seorang warga Herman meminta pihak pemerintah bisa memfasilitasi warga dalam mengurus sertifikat di BPN kota Padang. “Karna banyak masyarakat di Tunggul Hitam ini tidak bisa mengurus dokumen tanah yaitu sertifikat tanah,” ujar Herman.

Sedangkan, Sutikno masih warga Tunggul Hitam meminta wakilnya di parlemen provinsi (Evi Yandri) untuk memperhatikan jalan dan drainase di lingkungan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam khususnya di sepanjang ruas Jalan Mawar I-VII dan Anyelir, karena kondisi jalan tersebut belum dilakukan betonisasi.

Sementara, Ibu Ami yang juga masih warga Tunggul Hitam meminta pemerintah memperhatikan majelis taklim (MT) dan kongsi kematian. Selain itu Reses tersebut dihadiri Ketua RW 13 Sutikno Dadok Tunggul Hitam, Kasi Pemerintahan Kecamatan Koto Tangah Eka dan perwakilan Lurah Dadok Tunggul Hitam.

//Kegiatan Pokir Tahun 2020
Kemudian, Selasa (26/1/2021) meninjau lokasi untuk persiapan pembangunan irigasi dan jalan, yang berada di dalam lingkungan Kelurahan Pasar Ambacang dan Kelurahan Koronggadang, serta di Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji. Dalam kesempatan itu Evi Yandri bersama Dinas PUPR Prasjaltarkim Padang. Kegiatan pembangunan infrastruktur pertanian ini merupakan realisasi pelaksnaan kegiatan Pokir anggaran tahun 2020.

Selain itu kegiatan Pokir lainya masih di Pasar Ambacang jalan kantor KAN Pauh IX Kuranji dan Irigasi di Jalan Tunggang. Sedangkan, peninjauan jalan Kandang Kabuo Kelurahan Kuranji direncanakan untuk persiapan anggaran Pokir tahun 2022 mendatang.

Evi Yandri mengatakan, setiap anggota DPRD Provinsi berkewajiban untuk menjaring aspirasi pada pertemuan di daerah pemilihan mereka. “Kemudian selama masa reses,anggota DPRD Sumbar diharapkan semakin dekat secara psikologis dengan masyarakat di daerah pemilihan kita,” ujar Evi Yandri.

Dikatakan, anggota DPRD memiliki kewajiban untuk menyerap, menghimpun, menampung,dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat daerah pemilihan.Anggota DPRD Sumbar dari fraksi Gerindra ini mendapatkan banyak keluhan dan masukan dari sejumlah warga mulai dari perbaikan sarana dan prasarana jalan, pendidikan, kesehatan serta program bantuan modal usaha dll.

Menanggapinya, Evi Yandri mengaku, banyak mendapatkan masukan dari masyarakat saat melakukan reses di Dapilnya masyarakat tidak hanya terpaku pada persoalan infrastruktur dan pembangunan semata,tapi berpikir bagaimana mendorong ekonomi masyarakat saat ini dalam ekonomi masyarakat terpuruk akibat pandemi Covid-19“Infrastruktur dan pembangunan ini penting tapi ditengah covid-19 saat ini kita harus berpikir tentang pemberdayaan ekonomi dan peningkatan UMKM masyarakat. Kita harus mendorong ekonomi masyarakat melalui peningkatan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui bantuan modal usaha,” kata Evi Yandri. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional