Menu

Masa New Normal, Langgar Aturan, 50 Angkot Ditindak

  Dibaca : 308 kali
Masa New Normal, Langgar Aturan, 50 Angkot Ditindak
Dian Fakri, Kepala Dishub Kota Padang

AIAPACAH, METRO
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang mencatat, ada sebanyak 100 penumpang dan 50 unit angkutan kota (angkot) diberi tindakan karena melanggar aturan protokol kesehatan. Sampai saat ini, petugas masih terus melakukan penindakan bagi yang melanggar.

Kepala Dishub Kota Padang, Dian Fakri didamping Kasi Penindakan, Indra Zainal mengatakan, 100 orang penumpang angkot itu pada saat dirazia, ditemui tak pakai masker. Mereka kemudian disuruh turun dan diminta membeli masker.

“Sementara sopirnya juga disuruh kerja sosial karena membiarkan penumpangnya tak pakai masker. Kalau penumpangnya kena, otomatis sopir juga kena sanksi,” tandas Dian, Selasa 28/7).

Dian menambahkan, bagi angkot yang melanggar karena memuat penumpang terlalu banyak, maka sopirnya diminta kerja sosial paling sebentar 10 menit. Sejak awal penetapan new normal, ada 50 angkot yang ditindak.

Dian mengungkapkan, aturan ini akan tetap dijalankan sampai Covid-19 tak ada lagi dan Padang masuk zona hijau. “Kita akan terapkan terus sanksinya,” tukas Dian.

Saat ini, tak hanya angkot yang dirazia, namun angkutan massal Trans Padang pun juga diperlukan sama. Bagi sopir yang membawa penumpang yang tak bermasker, maka sopir dan pramugaranya disuruh kerja sosial. Begitu juga dengan penumpangnya, disuruh turun. “Artinya, antara sopir dan penumpang harus saling mengingatkan,” harap Dian.

Sebelumnya, mulai Kamis (25/6), Dishub Kota Padang menerapkan sanksi penerapan Perwako Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Bagi sopir angkot yang melanggar akan diterapkan sanksi kerja sosial atau denda.

Dian menjelaskan, bagi sopir angkot yang melanggar ketentuan akan dikenakan sanksi membayar denda sebesar Rp100 ribu. Namun jika tak mampu membayar denda, yang bersangkutan bisa melakukan kerja sosial membersihkan sarana umum yang ada di sekitar razia.

Ia mengimbau agar semua sopir dan penumpang atau mematuhi protokol Covid-19, sehingga tidak menjalani penindakan oleh petugas. “Makanya, pas mau menaikkan penumpang, ingatkan juga penumpang agar pakai masker. Kalau tidak, bisa kena razia,” tandasnya.

Ketua Organda Padang yang juga anggota DPRD Padang, Mastilizal Aye sebelumnya juga mengimbau agar masyarakat mulai membudayakan akan selalu menggunakan masker kemana pun hendak berpergian. Bahkan masyarakat harus malu jika tak memakai masker. “Mari kita jadikan gaya baru hidup kita. Ini demi kebaikan bersama,” tandas Mastilizal. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional