Menu

Masa Inkubasi Corona di Indonesia 5 Hari, 19.500 Orang telah Diperiksa

  Dibaca : 526 kali
Masa Inkubasi Corona di Indonesia 5 Hari, 19.500 Orang telah Diperiksa
Masa Inkubasi Corona di Indonesia 5 Hari, 19.500 Orang telah Diperiksa

JAKARTA, METRO
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan corona Achmad Yurianto, mengungkapkan sebuah fakta terbaru perihal masa inkubasi covid-19 di tanah air. Dari data pasien positif di Indonesia yang diumumkan hari ini, kata Yuri, masa inkubasinya 5-6 hari.

Inkubasi adalah, masa dari saat penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh (saat penularan) sampai ke saat timbul atau diketahuinya penyakit. “Ini artinya kasus baru yang terdapat pada hari ini merupakan orang yang telah terpapar 5-6 hari yang lalu,” ungkap Yurianto, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/4).

Dengan demikian, Yurianto mengimbau tegas kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti segala anjuran yang sudah ditetapkan pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran corona.

“Kita harus menjaga jarak, phsycal distancing, menggunakan masker, dan jangan melakukan perjalanan ke mana pun atau tetap tinggal dirumah. Ini jawaban terbaik,” tegasnya lagi.

Dalam kurun waktu Kamis (9/4) hingga Jumat (10/4) pukul, penambahan kasus baru sebanyak 219 orang. “Artinya diperkirakan ini terinfeksinya di 5-6 hari lalu sebanyak 219 kasus baru sehingga totalnya adalah menjadi 3.512 kasus yamg sudah tersebar di 34 provinsi,” katanya.

Sementara itu, penambahan pasien sembuh hingga total menjadi 282 dan sebanyak 306 orang meninggal dunia akibat COVID-19.

19.500 Dites
Yurianto menyatakan, otoritas kesehatan telah melakukan 19.500 lebih pemeriksaan terkait infeksi virus corona di seluruh Indonesia. “Sampai hari ini sudah ada lebih dari 19.500 orang yang menjalani pemeriksaan berbasis pada molekuler dengan menggunakan real time PCR,” kata Yurianto.

Pemeriksaan dengan metode PCR, Polymerase Chain Reaction (Reaksi Rantai Polimer), merupakan tes usap dengan sampel cairan mulut, yang diklaim paling akurat untuk mendeteksi paparan virus di dalam tubuh, termasuk untuk virus corona.

Selain itu, ada pula rapid test atau tes cepat yang menggunakan sampel darah, yang hasilnya masih harus dikonfirmasi lebih lanjut dengan tes PCR.

Dari jumlah tes PCR tersebut, pemerintah mengonfirmasi sejumlah 3.512 kasus positif COVID-19 di seluruh 34 provinsi di Indonesia, bertambah 219 dari hari sebelumnya dengan catatan 3.293 kasus.

Di samping itu, Yurianto juga mengumumkan bahwa hingga hari ini pemerintah telah melakukan pengadaan sebanyak lebih dari 769.000 alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis. “Sudah kami bagikan sebanyak 698.650 APD ke seluruh Indonesia,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, terdapat lebih dari 300 rumah sakit rujukan yang ditunjuk oleh pemerintah serta sudah mulai beroperasi, didukung tenaga kesehatan seperti dokter umum, dokter spesialis, dan perawat.

Ada pula sekitar 18.000 relawan di bidang medis dan nonmedis yang telah mendaftarkan diri dan menyatakan kesiapan untuk ikut membantu penanganan wabah ini.

“Yang kami banggakan lagi, yang kami apresiasi lagi adalah donasi yang diberikan oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan seluruh penjuru dunia… sudah lebih dari Rp195 miliar rupiah kami terima,” ucap Yurianto. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional