Menu

Mardi, Pjs Bupati Pessel “Meski Pandemi, Warga Tetap Diajak Datangi TPS untuk Memilih”

  Dibaca : 151 kali
Mardi, Pjs Bupati Pessel “Meski Pandemi, Warga Tetap Diajak Datangi TPS untuk Memilih”
Mardi (Pjs Bupati Pessel)

PESSEL, METRO
Tugas berat ke depan untuk menyukskan pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember 2020 mendatang, menjadi salah satu tugas pokok sebagai pejabat sementara (Pjs) Bupati Pesisir Selatan Mardi.  Mardi sebelumnya menjabat Kepala Inspektorat Sumbar mengatakan, secara tegas sesuai penangkatan Pjs yang ditanda tangani Mendagri adalah penyelanggaraan Pilkada Pessel, Sabtu (26/9).

Oleh karena itu, selaku Pjs dirinya wajib memfasilitasi KPU  dan Bawaslu dengan sebaik-baiknya, karena penyelenggara Pilkada tersebut adalah KPU dan Bawaslu.  “Sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media harus lebih intensif,” ujar Mardi.

Diterangkan, paradigma masyarakat akan pentingnya Pilkada perlu dibentuk, jangan masyarakat menganggap bawah yang membutuhkan Pilkada itu pemerintah atau partai politik atau kandidat calon kepala daerah.

Tapi pilkada itu mesti dirasakan oleh masyarakat sebagai suatu kebutuhannya untuk mencari pemimpin mereka yang terbaik untuk 5 tahun ke depan. “Jika salah dalam memilih pimpinan maka kesalahan itu akan berakibat fatal bagi masyarakat itu sendiri,” kata Mardi.

Mardi mengajak partisipasi masyarakat untuk hadir ke TPS harus didorong untuk lebih besar meskipun dalam suasana wabah Covid-19. Pilkada ‘badunsanak’ yang menjadi motto Pilkada di sumbar harus benar – benar dapat diwujudkan.

Dan, kemudian Pilkada yang aman Covid-19 harus berjalan. Jangan sampai pilkada 2020 menjadi cluster baru dlm penuran Covid-19. Nantinya Mardi akan melakukan koordinasi dengan forkopimda, untuk mengantisipasi timbulnya gangguan tramtibmas baik langsung melalui saluran telefon maupun dalam bentuk rapat koordinasi serta melalui surat-surat resmi. Apalagi dalam menyosialisasikn Adaptasi Kebiasan Baru (AKB).

Memberikan himbauan dan ajakan kapada Opd, Camat, Wali Nagari dan seluruh ASN di lingkungan pemda Kab Pessel, agar menjaga netralitas ASN. Siapa yang melanggar pasti akan ditindak sesuai keputusan bersama 2 menteri dan 3 lembaga (Menpan RB, mendagri, BKN, KASN dan Bawaslu) 10 September 2020. ” Jadi bagi ASN yang tidak netral, menjadi tim sukses, ikut berkampanye pasti akan diberi tindakan dan sanksi yang tegas,” katanya. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional