Menu

Marak Pengiriman Ganja Pakai Ekpedisi Kargo, Libatkan Pelajar, 4 Pelaku Ditangkap

  Dibaca : 280 kali
Marak Pengiriman Ganja Pakai Ekpedisi Kargo, Libatkan Pelajar, 4 Pelaku Ditangkap
SERAHKAN GANJA— Petugas Aviation Security (AVSEC) Angkasa Pura BIM menyerahkan paket berisi ganja yang terdeteksi saat melewati mesin X-Ray kepada Kapolsek BIM.

PADANG, METRO
Pemilik paket kiriman berisi ganja yang ditemukan saat pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray kargo Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akhirnya terkuak. Pasalnya, Direktoraf Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar berhasil menangkap empat orang pelaku yang memiliki peran sebagai pengirim dan pemasok.

Parahnya, dari empat orang pelaku berinisial MH (16), FDG (20), KDC (21) dan RS (18) yang diringkus di Kota Padangpanjang, dua di antaranya berstatus sebagai pelajar SMA yang ditugaskan untuk mengirimkan ganja menggunakan jasa paket pengiriman kargo. Saat dilakukan penangkapan, petugas juga menemukan barang bukti tambahan daun ganja.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, terungkapnya kasus ini setelah adanya temuan ganja yang akan dikirim melalui kargo bandara pada Kamis (8/10). Paket berisikan ganja di BIM ini ditemukan petugas Aviation Security (AVSEC) Angkasa Pura.

“Paket berisikan ganja ditemukan saat pemeriksaan sinar X dibungkus dalam sebuah kotak kardus yang dibalut lakban.Total ganja sebanyak empat bungkus menggunakan ekspedisi cabang Kota Padangpanjang. Dari label penerima, paket tersebut akan dikirim ke Jawa Barat,” kata Kombes Pol Satake Bayu didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.

Kombes Pol Satake Bayu menambahkan, dari temuan itulah, Ditresnarkoba Polda Sumbar kemudian melakukan penyelidikan dengan berkerja sama dengan pihak ekspedisi terkait identitas pengirim paket. Dari hasil penyelidikan, paket dikirim salah satu ekpedisi cabang Padangpanjang. Selanjutnya, tim meminta rekaman kamera pengawas (CCTV) kepada pihak ekspesidi. Selain itu, pihak ekpedisi juga melaporkan kalau paket itu dikirimkan oleh dua remaja laki-laki.

“Tim langsung berkoordinasi dengan Polres Padangpanjang. Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku MH yang merupakan seorang pelajar di salah satu rumah di Kota Padang Panjang. Beberapa jam kemudian, masih di kawasan yang sama, pihak kepolisian kembali menangkap pelaku kedua berinisial FGD seorang pengangguran,” jelas Kombes Pol Satake Bayu.

Kombes Pol Satake Bayu mengungkapkan, kedua pelaku merupakan pengirim dari paket yang ditemukan di Kargo BIM. Saat penangkapan, dilakukan penggeledahan kembali ditemukan barang bukti dua paket ganja yang disimpan di dalam tupperware dan bungkusan rokok.

“Dari penangkapan kedua pelaku kami juga menyita satu unit Vespa serta sepeda motor Honda Scoopy serta handphone. Tim kemudian kembali melakukan pengembangan terkait jaringan pelaku,” jelasnya.

Hasil interogasi kedua pelaku, Ditresnarkoba Polda Sumbar mendapat informasi bahwa ganja tersebut bersumber dari dua orang rekannya yang berada di Kota Bukittinggi. Mereka adalah KDC serta RS yang juga merupakan pelajar. Dari penangkapan pelaku juga ditemukan ganja lima paket ganja dengan berbagai ukuran disimpan di beberapa tempat. Di antaranya ditemukan di bawah ranjang, lemari dan dalam kotak speaker.

“Selanjutnya seluruh pelaku dan barang bukti dibawa ke Polda Sumbar untuk pemeriksaan lebihlanjut. Selama bulan Oktober ini sudah empat kali penyelundupan narkoba yang terungkap, yang mana penyelundupan narkoba tersebut melalui jasa pengiriman expedisi,” ujar Kombes Pol Satake.

Dari empat kali temuan itu, tiga di antaranya dikirim menggunakan ekpedisi JNE. Rinciannya, Sabtu (3/10), sebanyak 8 koli dan Kamis (8/10) sebanyak 2 koli dengan tujuan Bogor dengan inisial penerima UC dan A. Kemudian Sabtu (10/10) ditemukan sebanyak dua koli tujuan Surabaya dengan inisial penerima FG.

JNE Kebobolan karena Tak Punya Alat X-Ray
Kepala Cabang Utama JNE Wilayah Sumbar Yusran mengatakan, temuan paket berisi ganja seperti itu memang sudah beberapa kali terjadi. Namun, setiap paket yang akan dikirim melalui udara atau pesawat, pastinya akan diperiksa menggunakan mesin X-Ray di bandara. Jika ditemukan barang yang dicurigai, pasti akan diperiksa secara detail dan tidak akan bisa lewat.

“Prosedurnya memang begitu, X-Ray aman mendeteksi apa aja yang ada di dalam paket. jika ditemukan narkoba, paketnya akan dibuka untuk memastikannya dan selanjutnya diserahkan ke Polisi. Paket tersebut dipastikan tidak akan dikirim ke alamat penerima. Kami tidak bisa mendeteksi karena tidak punya alat untuk skrening,” kata Yusran.

Ditambahkan Yusran, pihaknya tentu sangat mendukung Polri dalam memberantas peredaran narkotika dan akan membantu Polisi untuk mengungkap siapa yang mengirim paket berisi ganja tersebut. Karena, upaya penyelundupan narkoba menggunakan jasa paket memang sudah beberapa kali terjadi, tetapi tidak akan ada yang lewat.

“Misalnya, kalau ada rekaman CCTV, data identitas pengirim, itu kita serahkan ke Polisi. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi, tetapi pasti akan terdeteksi di Bandara. Untuk prosedur di cabang, kalau yang dicurigai, terhadap paket akan diperiksa dan dicek isinya. Tetapi, jika tidak dicurigai, tidak diperiksa. Karena konsumen memang kebanyakan tidak mau diperiksa isinya, dengan alasan sudah dikemas rapi dari rumah,” ungkap Yusran.

Dijelaskan Yusran, untuk pengawasan di cabang JNE, pihaknya juga pernah menemukan kiriman ganja. Saat itu, pihaknya langsung beritahukan kepada Satresnarkoba. Orang yang mengirim dan paket berisi ganja langsung dibawa Polisi. Hal itu tentunya, membuktikan pihaknya memang selektif terhadap paket yang dikirim oleh pelanggan.

“Saat menerima paket dari pelanggan untuk dikirim, kita pasti selalu menanyakan apa isi paketnya. Memang ada juga yang lolos dari pemantauan kami saat paket berada di cabang. Tetapi, tidak akan lolos dari mesin X-Ray. Kalau kita memang tidak ada mesin X-Ray dan setahu saya semua jasa pengiriman tidak punya mesin itu,” pungkas Yusran. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional