Menu

Mantap! Calo Pajak di Samsat Padang Ditangkap

  Dibaca : 947 kali
Mantap! Calo Pajak di Samsat Padang Ditangkap

Ilustrasi pungli -- istimewa ok
PADANG, METRO–Bid Propam Polda Sumbar, berhasil menangkap satu orang yang diduga calo pajak di kantor Samsat Padang, saat tengah bertransaksi dengan masyarakat wajib pajak, Rabu (19/10). Diduga pelaku menjual jasanya untuk membantu masyarakat membayar pajak secara ilegal dengan meminta imbalan.

Ternyata, praktek percaloan masih saja ditemukan di pelayanan publik, khususnya pelayanan pajak. Dengan adanya penangkapan itu, bukti keseriusan Polda Sumbar dalam memberantas peaktek percalonan dan pungli yang merupakan kebijakan dari Presiden untuk diberantas habis.

Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi mengatakan, yang ditangkap itu merupakan seorang calo, bukan polisi maupun PNS. Artinya calo tersebut merupakan orang luar, dan tidak ada ikatan dinas. Pelaku tertangkap tangan tengah bertransaski dengan pemohon pajak di Samsat.

“Yang menangkap, BID Propam Polda Sumbar. Pelaku itu tertangkap tangan, saat ada masyarakat yang meminta tolong sama dia membayar pajak. Saat meminta tolong sama calo itu, anggota yang sedang melakukan pengawasan di Samsat, langsung menangkap calo itu
Syamsi menambahkan, saat ini yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Sumbar, apakah yang bersangkutan memang sudah lama menjalankan aksinya sebagai calo di Samsat, dan siapa saja yang terlibat, itu masih dilakukan penyidikan.

“Pelaku ini warga sekitar Kantor Samsat. Yang jelas, ini keseriusan kita memberantas praktek percaloan dam pungli. Yang jelas, Polda Sumbar akan terus melakukan pengawasan, tim dari Propam dan Itwasda akan terus melakukan pemantauan disana, dan makanya calo itu bisa ditangkap,” ungkap Syamsi.

Kabid Propam Polda Sumbar Suranta Pinem membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan terhadap calo yang berada di lingkungan kantor Samsat Padang, dan saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap yang bersangkutan.

“Kita tidak bisa langsung menjustise seseorang. Makanya, saat ini, kita periksa dulu, apakah yang bersangkutan melakukan pungutan liat atau tidaknya. Karena dalam hukum harus ada azaz praduga tak bersalah. jangan sampai kita dibilang diskriminalisasi orang,” ungkapnya.

AKBP Suranta Pinem menegaskan, dari Bid Propam akan terus melakukan pengawasan dengan melakukan pemantauan di pelayanan publik, seperti STNK, BPKB,SIM, dan pelayanan publik lainnya dan kalau memang ada pelanggaran pihaknya akan tindak tegas.

”Kita tidak menempatkan anggota disana setiap waktu. tapi kita akan awasi dan pantau terus. Untuk itu, kalau memang ada masyarakat yang menjadi korban pungli, atau ada anggota kepolisian yang meminta pungutan liar, lapor ke kita, dan kita akan proses sesuai aturan untuk efek jera,” pungkasnya. (rg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional