Menu

Mangrove Berfungsi Ganda, Mitigasi dan Mendukung Perekonomian Pesisir

  Dibaca : 56 kali
Mangrove Berfungsi Ganda, Mitigasi dan Mendukung Perekonomian Pesisir
TANAM MANGROVE—Gubernur Sumbar Mahyeldi menanam pohon mangrove, di kawasan Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pesisir, Kabupaten Pasbar.

PADANG, METRO–Penanaman mangrove dan cemara laut di bibir pantai memiliki fungsi ganda selain untuk mitigasi bencana sebagai penahan air saat tsunami juga untuk pariwisata yang mendukung perekonomian masyarakat pesisir.

“Konsultasi kita dengan Badan Nasional Penanggula­ngan Bencana (BNPB), ma­ngrove dan cemara laut ini sangat efektif untuk penahan gelombang jika terjadi tsunami. Lingkungan mangrove juga bisa dimanfaatkan untuk pariwisata,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri penanaman pohon ter­sebut di Nagari Maligi Kecamatan Sasak Ranah Pesisir Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (1/9).

Ia mengatakan mangrove dan cemara laut lebih efektif dari sea wall atau dinding laut sehingga penanamannya digalakkan di sepanjang pantai di Sumbar yang memiliki ancaman tsunami.

Beberapa daerah yang telah memiliki “hutan mangro­ve” memanfaatkannya untuk pariwisata dengan memba­ngun akses jalan dari papan seperti dermaga sehingga wisatawan bisa menikmati suasana yang asri dan aneka ragam satwa seperti burung yang menghuni hutan ma­ngrove tersebut.

“Potensi wisata ini akan memiliki efek domino terhadap perekonomian karena akan tumbuh UMKM serta pusat kuliner di sekitarnya,” ujar Mahyeldi.

Selain itu hutan mangrove juga akan melindungi pantai dari ancaman abrasi sehingga bisa pula dimanfaatkan untuk usaha tambak udang.

Gubernur menyebut potensi tambak udang sangat besar untuk dikembangkan di daerah pesisir karena pasar­nya yang luas hingga luar negeri juga akan menyerap tenaga kerja yang lumayan banyak.

Hanya saja untuk bisa membuka usaha tersebut, harus ada beberapa syarat yang dipenuhi diantaranya yang paling utama adalah Perda RTRW yang mendukung.

“Karena itu Bupati harus secepatnya berupaya mengubah Perda RTRW agar dae­rah pesisir bisa dimanfaatkan untuk perekonomian masya­rakat,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Pa­saman Barat mengatakan Hamsuardi mengatakan panjang pantai di Nagari Maligi tersebut sekitar 13 kilometer. Untuk mengurangi potensi ancaman abrasi dilakukan penanaman mangrove dan cemara laut.

Potensi ekonomi dari pesisir pantai itu akan dioptimalkan untuk meningkatkan ke­se­jahteraan masyarakat se­perti dengan usaha tambak udang.

“Kita mendukung pembangunan tambak di sini. Namun investor harus datang langsung dan berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar­nya. Ikut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Kepala Balitbang Sumbar, Wali Nagari dan sejumlah tokoh ma­syarakat. fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional