Menu

Manfaatkan Lahan Tidur,  Wako Tanam Jagung 

  Dibaca : 189 kali
Manfaatkan Lahan Tidur,  Wako Tanam Jagung 
TANAM JAGUNG— Wako Riza Falepi menanam jagung.

SUKARNOHATTA, METRO
Meningkatkan ketahanan pangan dan memanfaatkan lahan produktif, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Dinas Pertanian mengadakan kegiatan tanam jagung di belakang Pasar Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, kemarin.

Kegiatan tanam jagung ini varietasnya adalah pioner 32 dimana ini merupakan jagung pipilan untuk pakan ternak dengan populasi 6250 batang per hektar dengan masa tanam 120 hari dan hasilnya diprediksi mencapai 8 ton/hektare.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan kegiatan yang dilakukan hari ini adalah gerakan pemanfaatan lahan tidur. Khususnya jagung untuk kebutuhan ternak kita.
Kebutuhan jagung di kota Payakumbuh untuk ternak adalah lebih dari 10 ton per hari.

“Ini adalah suatu hal yang mengembirakan. Market 1 bulan untuk hasil jagung 300 ton/bulan dapat menjadi peluang bagi masyarakat dan para petani kita. Gerakan ini kita buat bersama-sama supaya pemanfaatannya ada dan marketingnya jelas,” terang Riza.

Lebih lanjut Riza memerintahkan Dinas Pertanian membuka gudang untuk hasil jagung ini dan dibeli oleh dinas pertanian dengan harga kontrak.”Kedepannya Kita harapkan dengan adanya hasil panen jagung kita secara mandiri ini adalah sebuah upaya adanya kepastian harga dan adanya gairah petani untuk menanam. Walaupun hanya dibelakang rumah, tetapi kita sudah menanam,” ujar Riza.

Apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini kita dapat lebih produktif karena penghasilan susah, lapangan pekerjaan juga susah.”Nanti akan kita bicarakan untuk marketingnya kita siapkan dengan asosiasi peternak ayam dan pihak swasta. Mudah-mudahan dengan kegiatan kita bisa lebih cepat recovery baik secara ekonomi dan kesehatan,”pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi sastra mengatakan telah menyiapkan konsep kemitraan dengan petani dan peternak untuk meningkatkan ekonomi khususnya para petani di Kota Payakumbuh.

“Kita sudah menyiapkan konsep kemitraan antara petani dengan peternak yang akan kita mulai di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) dan juga akan kita terapkan di seluruh kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh. Mudah-mudahan dengan gerakan ini kita mulai dari birokrasi untuk memberikan contoh kepada masyarakat sehingga dapat diikuti oleh para petani kita,”ujar Depi. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional