Menu

Manfaatkan 24 Ha Lahan Tidur, Kapolda Sumbar Budidayakan Bibit Nilam

  Dibaca : 496 kali
Manfaatkan 24 Ha Lahan Tidur, Kapolda Sumbar Budidayakan Bibit Nilam

PADANG, METRO
Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto melakukan penanaman perdana bibit nilam di lahan Polda Sumbar yang berlokasi di Nagari Sipayung, Kecamatan Payung Sikaki, Kabupaten Solok, Kamis (14/1). Kegiatan ini dihadiri Sekda Kabupaten Solok Aswirman, Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho, Dandim 0309/Solok Letkol Arm Reno Triambodo, para PJU Polda Sumbar dan Polres Solok, serta undangan lainnya.

Penanaman nilam tersebut dalam rangka upaya pemanfaatan lahan Polda Sumbar bersama PT Sirukam Lumbung Nagari, untuk mendukung program promoter terkait ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Hermanto mengatakan, nilam adalah tumbuhan semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri. Tanaman ini umum dimanfaatkan bagian daunnya untuk diekstraksi minyaknya, dan diolah menjadi parfum, bahan dupa, minyak atsiri, anti serangga, dan digunakan pada industri kosmetik.

“Tanaman nilam ini sangat banyak manfaatnya. Terutama sebagai tanaman obat dan kosmetik. Di tengah pandemi yang sedang terjadi saat ini, kita perlu mencari peluang usaha dalam rangka peningkatan ekonomi dan juga membantu meningkatkan ekonomi masyarakat. Minyak nilam sangat potensial untuk dikembangkan karena memiliki nilai komoditi yang baik dan peluang ekspor,” ungkapnya.

Irjen Pol Toni berharap, Pemkab Solok dan stakeholder lainnya di Kabupaten Solok mendukung pengembangan ini ke depannya. Terutama untuk menghidupkan kembali sejumlah lahan yang tidur untuk diolah menjadi lahan yang produktif.

“Kita berharap hal ini didukung penuh oleh Pemkab Solok dan stakeholder lainnya di Kabupaten Solok dan Sumatera Barat. Namun, tetap dengan memperhatikan bahwa pengembangan daerah harus juga memperhatikan lahan sekitar, tanpa merusak habitat sekitarnya,” harapnya.

Senada dengan Kapolda, Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho, berharap kegiatan ini bisa menampung tenaga kerja bagi masyarakat sekitar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Solok umumnya.

Menurutnya, lahan yang diresmikan ini seluas 25 hektare yang terdiri dari sudah digarap sebanyak 17 hektare untuk 4.000 pohon per hektare dan lahan cadangan sebanyak 8 Ha yang akan digarap selanjutnya. “Penggarapan lahan ini dilakukan sesuai dengan teknik dan mekanisme bidang pertanian sehingga pengolahan lahan untuk bibit nilam ini dapat terlaksana dengan maksimal. Target panen perdana adalah selama 6 bulan dan untuk panen berikutnya selama 3 bulan, begitu seterusnya,” ungkapnya.

Azhar Nugroho juga mengatakan, kegiatan pengembangan bibit Nilam mengikutsertakan masyarakat sebanyak 60 orang dan sudah menghasilkan panen. Pada bulan Maret 2021, akan dilakukan pengembangan kegiatan berupa pengelolaan sapi dan jagung manis karena lahan mendukung untuk pelaksanaannya. “Kita harapkan pengembangan lahan ini akan semakin meningkatkan dan berdampak luas ke masyarakat banyak,” ujarnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional