Menu

Mandeknya Pembangunan RSUD M Zein Painan, Hendrajoni: Saya tak Berwenang Menghentikan

  Dibaca : 487 kali
Mandeknya Pembangunan RSUD M Zein Painan, Hendrajoni: Saya tak Berwenang Menghentikan
Hendrajoni Bupati Pesisir Selatan

PESSEL, METRO
Polemik kelanjutan pembangunan gedung RSUD. Dr.Muhamad Zein Painan, di bukit Taranak Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, dengan menggunakan anggaran pinjaman Pusat Investasi Pemerintah ( PIP) Pusat sebesar Rp.99 miliar, secara perlahan akan terkuak, bagaimana selama ini menjadi tanya masyarakat Pesisir Selatan.

Pembangunan RSUD M Zein Painan telah dimulai sejak tahun 2015, dengan anggaran senilai Rp.99 miliar, dimana sumber pembiayaan berasal pinjaman dari Pusat Investasi Pemerintah ( PIP). Sebanyak Rp. 96 milir digunakan untuk fisik gedung dan Rp.3 miliar untuk pembelian alat kesehatan, hingga sekarang belum ada tanda – tanda.

Berbagai pandangan bermunculan terkait apa yang sebenarnya terjadi dengan hal tersebut, salah satuhnya dari salah satu Fraksi di DPRD Pessel yang memintak Pemerintah Daerah Pesisir Selatan, melalui Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni untuk memaparkan apa yang terjadi sebenarnya dengan kelanjutan pembangunan gedung RSUD M Zein Painan, di hadapan anggota DPRD Pessel.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, didampingi Ketua DPRD Pessel Ermizen, dan Sekda Pessel Ir.Erizon pada awak media di Painan, Kamis (25/6) menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Pesisir Selatan ataupun pribadi dirinya tidak mempunyai kewenangan untuk menghentikan pembangunan rumah sakit tersebut, jika hanya menunda pembayaran. Hal itu atas petunjuk dari BPKP, jika ada sesuatu hal yang masih dalam pendalaman sesuai dari hasil audit BPKP.

“Sekali lagi saya tidak ada memutuskan pembangunan itu, kalau ingin memutuskan harus dilakukan bersama Anggota DPRD Pessel,” tegas Hendrajoni.

Kedepan, semua masyarakat Pesisir Selatan, serta DPRD Pesisir Selatan akan mengetahui apa sebenarnya terjadi, semua akan terbuka terang benderang. Tentang polemik apa sebenarnya terjadi dalam pembangunan RSUD. M. Zeinan Painan ini. Apalagi audit BPKP telah selesai.

Jadi tidak akan lagi yang ditutupi, semua akan terbuka secara sendirinya. Kata Bupati Pesisir Selatan itu.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD), Pesisir Selatan Ermizen mengatakan, pada intinya DPRD Pesisir Selatan adalah mitra dari Eksekutif.

Namun dalam kaitan kelanjutan pembangunan RSUD Dr M Zein Painan, Ermizen akan membicarkan dengan Pemerintah Daerah melalui Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, bersama dengan anggota DPRD Pessel.

Informasi dikumpulkan di lapangan, hingga pada tahun 2017, pembangunan RSUD. M.Zein Painan tidak dilanjutkan, dengan alasan tidak adanya Analisis Dampak Lingkungan ( AMDAL). Bahkan, hal itu telah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan ( BPKP).

Pembangunan itu berada pada luas 9 ribu meter persegi, ternyata luasnya mencapai 12 ribu meter persegi.Tentu harus ada AMDAL, sedangkan IMB baru dikeluarkan pada tahun 2016 silam, sedangkan pembangunan dimulai pada tahun 2015.(rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional