Menu

Mampu Uji 8.617 Sampel Swab Sehari, Laboratorium Pimpinan dr Andani Pecahkan Rekor Nasional

  Dibaca : 430 kali
Mampu Uji 8.617 Sampel Swab Sehari, Laboratorium Pimpinan dr Andani Pecahkan Rekor Nasional
DISKUSI—Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Istri, Nevi Zuairina, Anggota DPD RI, Leonardy Harmainy, Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus dan GM Padang Ekspress, Heri Sugiarto, jadi pembicara saat diskusi Bulanan JPS, Jumat (15/1) di Daima Hotel, Padang.

PADANG, METRO
Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi yang dipimpin oleh Dr. dr. Andani Ekaputra, M.Sc kembali mengukir sejarah.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, tim laboratorium yang dipimpin oleh dr Andani ini telah berhasil memecahkan rekor pengujian sampel swab mencapai 8.617 sampel, pada Kamis (14/1).

“Tim Laboratorium memecahkan rekor pengujian sampel terbanyak se Indonesia, sebanyak 8.617 sampel dalam satu hari. Proses pengujiannya sebanyak 19 kali running. Angkanya jauh tertinggi dibandingkan laboratorium lain yang ada di Indonesia,” ujar Irwan Prayitno, saat Diskusi Bulanan Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Jumat (15/1) di Padang.

Irwan Prayitno mengatakan, selama kepemimpinan dirinya sebagai Gubernur Sumbar, penanganan Covid-19 di daerah ini cukup terkendali. Bahkan, sekarang ini telah berlangsung proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di sekolah. Penanganan Covid-19 melalui testing, tracing, treatment dan isolasi yang cukup baik ini, bahkan mendapat apresiasi dari Mendagri dan BNPB.

“Testing, tracing, treatment dan isolasi yang kita lakukan cukup bagus. Sekarang hanya 30 persen tempat isolasi dan karantina yang terisi. Rumah sakit masih memenuhi. Tidak over kapasitas. Kesembuhan juga di atas rata rata nasional. Banyak indikator lainnya tentang keberhasilan kita menangani Covid-19,” ungkap Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga menambahkan, penanganan Covid-19 yang cukup terkendali selama ini, tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak. “Kita semua dan DPRD. Termasuk juga bupati dan wali kota dan media. Ini berkat kerja kita bersama. Banyak yang terlibat,” tambah Irwan Prayitno.

Sementara, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang mengatakan, jumlah sampel swab yang telah berhasil diuji ini merupakan rekor nasional, karena sebelumnya jumlah sampel diperiksa di Laboratorium Unand selama ini hanya mencapai 5 hingga 7 ribu sampel swab. “Hampir dua kali lipat dari biasanya ,” sebut Jasman Rizal.

Tingginya jumlah sampel spesimen yang diperiksa tidak terlepas dari renovasi yang dilakukan Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand akhir pekan lalu.

“Renovasi mendukung tim lebih cepat dalam memeriksa sampel. Penambahan ruang uji dan infrastruktur pendukung sangat membantu dalam pengujian sampel. Alhamdulillah, kinerja maksimal Laboratorium Unand turut diimbangi Balai Pengujian Baso. Tercatat 585 sampel diperiksa Laboratorium di Baso kemarin. Ini juga rekor tersendiri bagi laboratorium tersebut,” tambah Kepala Dinas Kkominfo Sumbar ini.

Melalui testing rate akan tersaji keakuratan data penularan Covid-19 dan laju kecepatan penularan yang akan menjadi dasar kebijakan penanganan Covid-19 di suatu daerah. WHO telah memberikan standar bagi testing suatu daerah agar bisa menyajikan data yang akurat mengenai Covid-19, yakni jumlah testing per pekan. Minimal 1.000 orang per 1 juta penduduk.

“Dengan tingginya pengujian sampel, positif rate (PR) Sumbar per hari kemarin, kembali jauh di bawah PR nasional dan WHO. Jika PR nasional mencapai 14 persen dan WHO 5 persen. Kemarin Sumbar mencatatkan 2.1 persen saja,” ucap Jasman.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional