Menu

Maling Uang Infak Masjid Raya Sumbar Ditahan

  Dibaca : 876 kali
Maling Uang Infak Masjid Raya Sumbar Ditahan
DITAHAN— Kejati Sumbar menetapkan oknum ASN Pemprov Sumbar Yelnazi Rinto sebagai tersangka dan ditahan dalam perkara dugaan penyelewengan infak Masjid Raya Sumbar dan dana APBD Sumbar tahun 2019, Jumat (19/6) sore.

PADANG, METRO
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar resmi menetapkan oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Sumbar Yelnazi Rinto sebagai tersangka perkara dugaan penyelewengan infak Masjid Raya Sumbar dan dana APBD Biro Mental dan Kesra Setdaprov Sumbar tahun 2019. Dia resmi ditahan dan dibawa ke Rumah Tahanan Anak Air, Padang, Jumat (19/6) sore.

Kepala Kajati Sumbar Amran melalui Asisten Pidana Khusus (Aspidus) Kejaksaan Tinggi Sumbar M Fatria yang didampingi Koordinator Pidsus M Basril dan Kasi Penkum Yunelda mengatakan, tersangka merupakan bendahara pengeluaran pembantu pada Biro Bina Sosial yang saat ini namanya Biro Bina Mental Pemprov Sumbar.

”Jumat ini kita resmi menahan tersangka YR sesuai perintah Kajati Sumbar nomor print 435/135 fd 1/06/2020. Dikarenakan kasus tersebut merupakan salah satu kasus yang penanganannya dimaksimalkan oleh Kejaksaan, lantaran menjadi perhatian masyarakat,” katanya kepada awak media, Jumat sore saat menggelar pers relis kasus maling dana Masjid Raya dan sejumlah lembaga lainnya.

Fatria menjelaskan, YR disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1, Pasal 3, Pasal 8 pasal 9 junto Pasal 18 Undang Undang 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi. ”Ada dua alasan tersangka ditahan. Pertama, alasan penahanan subyektif sesuai Pasal 21 Ayat 4 KHUP, dikhawatirkan tersangka melarikan diri serta mengulangi dan menghilangkan barang bukti. Sedangkan alasan objektif karena pasal tersebut ancaman di atas lima tahun wajib ditahan,” terangnya.

Dia menambahkan, sebelum ditahan, YR juga telah melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test dalam mengikuti protokol kesehatan penangan covid-19. Hasil dari tes cepat tersangka diumumkan non-reaktif (negatif) serta sudah dilengkapi lampiran syarat dari dokter. ”Tersangka dipastikan sehat sebelum masuk dalam sel tahanan. Penahanan akan dilakukan di Rutan Anak Air hingga 20 hari ke depan,” tuturnya.

Ia menegaskan, perkara ini akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Padang dan tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain. ”Sampai hari ini sudah diperiksa 22 orang saksi, tim penyidik masih mencari barang bukti apakah ada keterlibatan pihak lain menyangkut perkara ini,” sebutnya.

Dia menerangkan, untuk total nilai kerugiannya, masih diminta perhitungan dari editor. Namun, uang yang sudah digunakan kepentingan tersangka untuk pribadinya dan diduga berasal dari infak masjid yang diselewengkan sekitar Rp 892.684.783. Begitu juga uang UPZ (Unit Pengelola Zakat) Tuah Sakato Pemprov Sumbar tahun 2018 sebesar Rp 375 juta.

Kemudian uang APBD khususnya uang persediaan atau UP pada Biro Bina Mental dan Kesra 2019 sebesar Rp718 juta. “Terakhir ada temuan baru, yang menarik dana uang sisa dana infak Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) tahun 2018 totalnya sampai hari ini Rp 92 juta. PHBI ini ada yang berupa infak dan ada berupa uang anak yatim.” imbuhnya. Jika ditotal, tersangka menyelewengkan dana sebesar Rp 2.077.684.783.

Dari pantauan POSMETRO di kantor Kejati Sumbar, tersangka YR diperiksa ruang penyidik pidana khusus marathon dari pukul 10. 00 WIB hingga pukul 16.30 WIB. YR resmi dinyatakan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak Kejati Sumbar dengan tangan diborgol serta mengenakan rompi tahanan dan digiring ke mobil tahanan Kejaksaan.

Sebelumnya, terlihat sosok perempuan paruh baya yang mengaku ibu tersangka kepada petugas dengan sabar menunggu di pintu luar ruang penyidikan, dan hingga akhirnya diperbolehkan oleh petugas menjenguk anaknya. Keluar dari ruang itu ibundanya terlihat berkaca-kaca.

Sementara itu, dr. Sumiarti yang merupakan dokter yang memeriksa kesehatan tersangka menyatakan tersangka sehat. “Dari pemeriksaan kesehatan yang kami lakukan, tersangka YR kami nyatakan sehat,” ujarnya. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional