Close

Maling Motor di Tempat Baralek, Dua Sekawan Ditembak Polisi di Kota Padang

PENCURI MOTOR— Pelaku Deky Friwandi (35) dan Darpalen (42) yang terlibat kasus pencurian sepeda motor dihadiahi timah panas oleh jajaran Satreskrim Polresta Padang.

PADANG, METRO–Dua sekawan yang ne­kat mencuri motor di lokasi baralek (pesta pernikahan) berhasil diringkus oleh tim Klewang Satreskrim Pol­res­ta Padang. Bahkan ke­dua pelaku ini harus dilum­puh­kan dengan timah pa­nas lantaran tidak kooperatif dan berusaha melawan petugas saat akan dilaku­kan pengembangan men­cari barang bukti.

Penangkapan tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda di saat masing-masing pelaku sedang be­rada di kediamannya, Se­nin malam (18/7). Dari pe­nangkapan itu, petugas menyita barang bukti be­rupa satu unit sepeda motor hasil curiannya.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Dedy Ar­diansyah Putra menga­takan kedua pelaku ditang­kap di daerah Mata Air, Kecamatan Padang Sela­tan kota Padang sekitar pukul 19.00 WIB dan di daerah Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah sekitar pukul 21.30 WIB.

“Keduanya ditangkap lantaran diduga kuat telah melakukan tindak pidana pencurian satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 warna Merah yang terjadi pada hari Sabtu (2/7) seki­tar pukul 23.00 WIB di tem­pat pesta baralek di Jalan Sungai Balik, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah,” ujar Dedy.

Dikatakan Dedy, kedua tersangka yaitu Deky Fri­wandi (35) warga Jalan Bi­duri III nomor 119, Kelura­han Pengambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung dan Darpalen (42) warga Jalan Ekora Sungai Bangek, Kelurahan Null Kecamatan Koto Tangah.

“Keduanya dilaporkan oleh korban bernama Is­meri sesuai. Sesuai laporan korban, kejadian berawal ketika korban mendatangi acara pesta pernikahan dan memarkir sepeda mo­tornya di pinggir jalan. Kemudian ketika korban hendak mau pulang, ter­nyata motornya sudah hilang. Atas kejadian terse­but korban mengalami ke­ru­gian sekitar Rp 16 juta,” ungkap Dedy.

Berdasarkan laporan pengaduan tentang keja­dian tersebut, dikatakan Dedy, selanjutnya tim ops­nal melakukan penye­lidi­kan terhadap pelaku hing­ga didapat dari informasi ma­sya­rakat bahwa yang me­la­kukan pencurian se­pe­da motor korban terse­but yai­tu 2 orang laki-laki yang bernama Deky dan Palen.

“Kemudian anggota Ops­nal yang dipimpin oleh Ipda Adrian Afandi menda­patkan informasi bahwa pelaku Deky sedang bera­da di rumahnya di daerah Mata Air. Selanjutnya ang­gota opsnal langsung me­nuju kerumah dan mene­mukan pelaku sedang du­duk dirumahnya hingga langsung dilakukan pe­nang­kapan,” sebut Dedy.

Usai diamankan, dije­laskan Dedy, petugas ke­mu­dian menanyakan ke­beradaan rekannya berna­ma Palen dan mengatakan keberadaan rekannya ter­se­but berada dirumahnya di kawasan Sungai Bangek.

“Anggota Opsnal lang­sung menuju rumah Palen, dan melihat pelaku sedang duduk-duduk di rumahnya. Pelaku langsung diaman­kan tanpa adanya perla­wanan,” katanya.

Namun ditambahkan Dedy, saat kedua tersangka dibawa untuk mencari ba­rang bukti berupa sepeda motor korban, kedua ter­sangka mempersulit dan tidak ko­peratif saat me­lakukan pencarian barang bukti ter­sebut dan kedua­nya mem­berontak hingga diberi­kan tindakan tegas terukur.

“Kemudian kedua ter­sangka dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan, kemudian di bawa ke Pol­resta padang untuk di se­rahkan kepenyidik Polresta padang dan memper­tang­gung ja­wab­kan perbuatan tersang­ka,”pungkasnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top