Menu

Maling Motor Dharmasraya, Ditembak di Jambi

  Dibaca : 1153 kali
Maling Motor Dharmasraya, Ditembak di Jambi
DIRAWAT— Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Suyanto dan Kanit Reskrim Polsek Sungai Rumbai Ipda Welly Wahyudi bersama pelaku curanmor Guntur (33) saat dirawat di IGD RSUD Sungai Dareh, kemarin.

Larikan Kawasaki KLX Incasi Raya

DHARMASRAYA, METRO–Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Guntur (33) diamankan Tim Gabungan Unit Opsnal Polres Dharmasraya dan Unit Reskrim Polsek Sungai Rumbai di kediamannya Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi Kamis (13/2), sekira pukul 14.30 WIB. Pelaku terpaksa dihadiahi timah panas saat mencoba melarikan diri.

Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir melalui Kasat Reskrim AKP Suyanto didampingi Kanit Reskrim Polsek Sungai Rumbai, Ipda Welly Wahyudi menyebut, pelaku terpaksa ditembak karena mencoba melarikan diri saat akan diamankan. Kini pelaku dirawat di IGD RSUD Sungai Dareh.

Kasat menjelaskan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan masyarakat LP/81/K/ XII/2019 Polsek Sungai Rumbai 4 Desember 2019 tentang pencurian kendaraan roda dua. Berdasarkan laporan tersebut polisi melakukan penyilidikan. “Dan pada Kamis sekira pukul 14.30 WIB pelaku Guntur kita amankan di kediamannya di Desa Sirih Sekapur, Jambi,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam penangkapan kali ini, turut diamankan barang bukti (BB) satu unit sepeda motor Kawasaki KLX warna hitam. “Usai mendapatkan perawatan medis di RSUD Sungai Dareh, pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Dharmasraya untuk proses lebih lanjut. Pelaku diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan di atas 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Sebelumnya, satu unit sepeda motor trail merk Kawasaki tipe LX150F Varian 1 thn 2018, warna hitam, Nopol BA 2284 VG, Nomor rangka MH4LX250FJJP76 125, dan nomor mesin LX150CEWD3309 milik Jonianto (37), warga Nagari Sinamar, Asam Jujuhan, Dharmasraya.

Korban Jonianto (37) kehilangan sepeda motor miliknya di Camp PT. Incasi Raya Nagari Sinamar. Saat itu, istri korban mendengar bunyi patahan kayu di depan rumah namun tidak melihat keluar rumah. Kemudian sekira pukul 06.30 WIB, istri korban membuka pintu tengah antara ruang tengah rumah dengan dapur.

Selanjutnya, istri korban melihat pintu dapur sudah dalam keadaan terbuka dan sepeda motor tahun 2018, warna hitam, Nopol BA 2284 VG sudah tidak ada lagi tempat semula (dapur). Korban berusaha mencari di seputaran rumah, namun tidak ditemukan. Korban melapor ke Polsek Sungai Rumbai dan ditaksir mengalami kerugian Rp36 juta. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional