Menu

Maling Jual Motor Curian ke Polisi

  Dibaca : 2689 kali
Maling Jual Motor Curian ke Polisi
Program Pelatihan Budidaya dan Pengolahan Kelor Kepada Kelompok Wanita Tani.
maling

Pelaku pencurian motor terlihat pucat ketika digiring ke sel tahanan Polsektga Koto Tangah, Jumat (25/3) malam. Ketiganya tertangkap saat hendak menjual motor curian kepada polisi yang menyamar.

PADANG, METRO–Saat akan menjual sepeda motor curian kepada orang lain, tiga pemuda yang merupakan komplotan curanmor antar kota ini malah apes. Dia berhasil dibekuk oleh jajaran Opsnal Polsekta Kototangah, Jumat (25/3) malam kemarin karena bertransaksi dengan petugas yang menyamar.

Dari tangan ketiga pelaku, petugas berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang diduga hasil curian serta kunci modifikasi dari sendok berbentuk huruf ‘L’ dan diduga kuat sebagai alat untuk mencuri motor. Ketiga pelaku ini juga diketahui sudah beraksi di enam TKP yang ada di Kota Padang.

Ketiga pelaku tersebut yakni Apdi Setiawan (24) – warga Parak Manggis Tabing, Adek Sapitra (20) – warga Parupuk Tabing dan Muhammad Nurdin (19) – warga Maransi. Mereka ditangkap berdasarkan laporan nomor: LP/222/K/III/2016/ Sektor pada tanggal 25 Maret lalu. Ketiganya nekad mencuri sepeda motor milik Baginda Tanra Priawan (25), seorang mahasiswa yang tinggal di Lubuk Gading Permai VI Blok H/8 RT 02/RW 13.

Penangkapan terhadap pelaku ini berawal dari aksi pencurian sepeda motor yang dilakukannya pada Jumat pagi tersebut. Ketiga pelaku ini dengan tenang mengambil satu unit sepeda motor di rumah milik mahasiswa tersebut. Mengetahui sepeda motornya hilang, korban langsung membuat laporan ke Polsekta Kototangah.

Setelah menerima laporan, personil intel dan Opsnal pun melakukan lidik di lapangan, dan didapat informasi kalau ketiga pelaku ini menjual motor dengan harga sangat murah. Diketahui para pelaku akan menjual sepeda motor jenis Yamaha Vixion curian tersebut kepada orang lain dengan harga Rp2,5 juta.

Mengetahui itu, petugas pun langsung melakukan skenario penangkapan terhadap para pelaku dan menyamar sebagai pembeli. Benar saja, para pelaku yang tidak mengetahui akan bertransaksi dengan polisi, tampak tenang karena akan mendapatkan hasil dari aksi pencurian mereka.

Tanpa pikir panjang, petugas yang sudah mengantongi identitas para pelaku dan juga ciri-ciri sepeda motor langsung menciduk ketiganya. Setelah diamankan, petugas langsung menggeledah para pelaku dan menemukan barang bukti berupa kunci modifikasi dari sendok berbentuk huruf ‘L’ dan satu unit sepeda omtor Yamaha Vixion. Selain itu, dari pengembangan petugas juga ditemukan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul yang juga merupakan hasil curian.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsekta Kototangah, Kompol Jon Hendri membenarkan tentang penangkapan tersebut. Saat ini, ketiga pelaku tersebut sudah diamankan di Mapolsekta Kototangah untuk penyelidikan. Ketiga pelaku ini masih berusaha mengelak saat ditangkap, tapi tidak berkutik ketika bukti-bukti diperlihatkan petugas. “Mereka kami tangkap saat bertransaksi dengan anggota yang menyamar.

Mereka digeledah dan kemudian digelandang ke Polsek,” tutur Jon Hendri.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, para pelaku ini mengaku sudah beraksi enam kali di Kota padang yakni, dua kali di Kototangah, tiga kali di Padang Utara dan satu kali di Nanggalo. “Kita menduga kuat kalau para pelaku ini punya jaringan, makanya kasus ini tetap dikembangkan,” pungkasnya. (age/cr13)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional