Menu

Malam Tahun Baru Diawasi Tim Khusus, Warga yang Berkerumun Langsung Dibubarkan

  Dibaca : 488 kali
Malam Tahun Baru Diawasi Tim Khusus, Warga yang Berkerumun Langsung Dibubarkan
Ilustrasi

AIAPACAH, METRO
Kepala Kesbangpol Padang, Eka Libra Fortuna memastikan tim khusus akan turun untuk mengawasi perayaaan Natal dan Tahun Baru. Sesuai edaran gubernur, maka nanti setiap keramaian yang berkerumunan dan tidak mengindahkan protokol kesehatan akan langsung dibubarkan.

“Jauh-jauh hari kita bersama unsur Muspida sudah menyiapkan agenda untuk kegiatan pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Intinya kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka pengamanan kedua momen tersebut,” kata Eka Libra Fortuna.

Ia menjelaskan, biasanya pada malam tahun baru ada potensi banyak kejadian. Seperti bakar-bakar ban yang berujung pada kebakaran, ugal-ugalan di jalan dan pesta serta peletusan kembang api. Fenomen ini selalu terjadi setiap tahun.

Pada saat tahun ini terangnya, tidak dibenarkan lagi berkerumun karena bisa memicu penularan Covid-19. “Makanya dari sekarang kita ingatkan pada masyarakat agar tak berkerumun. Karena akan langsung kita bubarkan,” tandas Eka Libra Fortuna.

Ia justru mengajak generasi muda untuk merubah kebiasaan hura-hura di malam tahun baru menjadi kegiatan berzikir di masjid dan mushalla untuk evaluasi diri. Hal itu dinilai lebih bermanfaat, ketimbang hura-hura di jalan atau tepi pantai.

“Alangkah baiknya malam pergantian tahun baru menjadi momen untuk introspeksi diri dengan berzikir dan Itikaf di masjid,” tandas sosok yang akrab di sapa Oka ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Padang, Arfian memastikan tidak ada acara dalam menyambut tahun baru, baik di pantai ataupun di masjid atau mushalla. Masyarakat diharapkan tetap di rumah dan menjauhi keramaian.

“Kita pastikan tak ada acara di malam tahun baru. Karena saat ini masih dalam nuansa Covid-19. Jadi tetap tak boleh ada keramaian,” kata Arfian.

Namun meski demikian, pihaknya memprediksi akan ada acara yang dilakukan masyarakat meskipun telah dilarang. Untuk mengatasi hal ini, Pemko Padang, terang Arfian, telah membuat tim khusus dalam melakukan pengawasan yang terdiri dari Disbudpar, Kesbangpol dan lainnya.

Ia mengatakan, pengawasan akan tetap dilakukan sesuai Perda Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Artinya, bagi masyarakat yang melanggar akan diterapkan sanksi sesuai perda. “Artinya, siapa yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai Perda itu,” tandasnya.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan saat membuat acara di malam tahun baru. “Mari kita jaga protokol kesehatan, jaga jarak. Jangan sampai ada kerumunan. Karena Covid-19 masih marak,” tandasnya.

Terpisah, untuk pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir mengatakan, pihaknya mempersiapkan sebanyak 538 personel pengamanan yang akan menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru.

“Ratusan personel itu akan ditempatkan di beberapa titik strategis dan daerah rawan, seperti gereja, objek wisata hingga hotel. Selain itu juga akan mendirikan beberapa Pos Pengaman (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di beberapa titik di Kota Padang,” sebut AKBP Imran Amir.

Empat pos pengamanan (Pospam) yang akan didirikan yaitu pospam Cimpago, pospam depan Transmart, Pospam Jembatan Siti Nurbaya, dan pospam Katedral. Sedang Posyan yaitu Posyan Pantai Air Manis, dan Posyan Pantai Caroline. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional