Menu

Malam Idul Adha, 6 Warga Sawahlunto Positif Covid-19

  Dibaca : 262 kali
Malam Idul Adha, 6 Warga Sawahlunto Positif Covid-19
Satgas Sawahlunto melaksanakan proses tracking di malam takbiran ini kepada seluruh warga yang kontak langsung dengan keluarga pasien S (55) yang merupakan karyawan PTBA dari Kalimantan, sebelumnya sudah lebih dulu dirujuk ke RSUD Rasidin Sei. Sapih Padang.

SAWAHLUNTO, METRO—Di malam takbiran Idul Adha, Kamis (30/7), terdeteksi enam orang positif covid 19 di Kota Sawahlunto. Hal ini berdasarkan informasi resmi dari Ketua Satgas Sawahlunto yaitu Walikota Sawahlunto Deri Asta kepada Posmetropadang.co.id.

Dalam hal ini Wali Kota membenarkan hal tersebut. “Benar telah terdeteksi positif covid 19 sore hari ini kamis (30/7), enam orang warga yang telah masuk isolasi di BDTBT Sungai Durian pada hari senin (27/7). Keenam orang tersebut merupakan keluarga dari pasien covid 19 yang dirujuk ke RSUD Rasidin Sei. Sapih Padang pada hari senin malam (27/7),” jawab Deri via whatsapp, Kamis malam.

Sementara Sekretaris Satgas penanganan covid 19 Sawahlunto Adriyusman juga memberikan keterangan rinci kepada Posmetro via whatsapp. Menurutnya ada enam orang yang terdeteksi covid 19 empat keluarga pasien sebelumnya dan dua orang merupakan penjual pecel disebelah rumah pasien atas nama S (55) karyawan PTBA yang datang dari Kalimantan tersebut.

” Iya memang betul ada enam orang, dengan inisial YF, PH, NA, YS, W dan ZA terdeteksi positif. Sebenarnya yang di isolasi ada tujuh orang namun satu orang anaknya yang sekolah di SMA 1 atas nama RR negatif. Untuk anaknya yang sekolah di SMP 1 positif,” ujarnya.

Adriyusman menambahkan bahwa situasi di malam takbiran ini, mendatangkan puluhan petugas terdiri dari medis, satpol PP, TNI dan Polri untuk melaksanakan tracking masiv menyeluruh kepada seluruh warga yang kontak langsung dengan keluarga pasien covid 19 dan juga keluarga penjual pecel.

”Tracking masiv dilakukan sampai selesai malam takbiran ini, dan besok akan dilanjutkan tes SWAB di BDTBT Sungai Durian. Untuk anak anak yang satu kelas di sekolah SMP 1 dengan anak pasien juga akan diambil tes SWAB nya termasuk gurunya yang juga kontak langsung,” jelasnya via telepon seluler.

Dia juga menginformasikan bahwa saat ini warga Tangsi Kelurahan Tanah Lapang Kecamatan Lembah Segar tidak di lockdown cuma diminta untuk pembatasan saja dahulu. (cr2)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional