Menu

Maksimalkan Sektor Pertanian, Bangkitkan Perekonomian

  Dibaca : 60 kali
Maksimalkan Sektor Pertanian, Bangkitkan Perekonomian
PENYERAHAN ALSINTAN—Bupati Sijunjung Benny Dwifa bersama Kadistan Ir Ronaldi menyerahkan bantuan Alsintan kepada 173 Keltan sebagai bentuk perhatian untuk mendorong pertanian di Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO
Memaksimalkan sektor pertanian menjadi kunci untuk membangkitkan perekonomian yang sedang terpuruk di tengah Pandemi Covid-19. Sehingga upaya percepatan dan dorongan secara langsung kepada masyarakat agar pertanian menjadi titik pemulihan perekonomian di Sijunjung.

Hal itu diungkapkan Bupati Sijunjung Benny Dwifa saat menyalurkan bantuan Alsintan kepada petani di Sijunjung. “Pertanian merupakan backbone kita di Sijunjung. Ini basis perekonomian kita, bahkan yang membuat kita bertahan hingga saat ini adalah karena pertanian,” tutur Benny Dwifa, Jumat (30/4).

Di hadapan petani yang hadir, Bupati Sijunjung mengatakan sektor pertanian akan dijadikan titik di mana ekonomi kembali pulih. “Sejak beberapa tahun terakhir, data mencatat sekitar 30 persen sektor pertanian memberikan kontribusi terhadap perekonomian di Sijunjung. Angka itu paling tinggi dari seluruh sektor yang ada,” ujar Benny.

“Kita maksimalkan pertanian otomatis perekonomian masyarakat di Sijunjung akan meningkat. Apalagi pada pandemi saat ini, pertanian menjadi epic comeback (pemulihan) perekonomian dan ketahanan kita dalam menghadapi Covid-19 ini,” papar Benny..

Benny menyampaikan, penyaluran bantuan Alsintan merupakan salah satu bentuk dorongan dari pemerintah daerah, agar mempermudah proses pertanian itu sendiri. “Kita berharap Alsintan ini mempremudah proses, meringankan kerja dan meningkatkan hasil produksi panen petani. Kemarin Pak Wabup juga menyalurkan bantuan sebanyak 30 ribu bibit pinang kepada masyarakat,” sebut Benny.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung Ir Ronaldi menjelaskan, penyaluran bantuan Alsintan kali ini diserahkan kepada 173 kelompok tani penerima yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada. “Bantuan itu memang ditujukan langsung kepada masyarakat, melalui kelompok tani. Banyak jenis bantuan yang kita berikan baik itu berupa pupuk, bibit, Alsintan dan lainnya. Itu bersumber dari APBD, bantuan provinsi maupun dari APBN langsung,” jelas Ronaldi.

Pembinaan kepada petani terus dilakukan melalui penyuluhan. “Ada bantuan berupa materil ada juga berupa moril. Melalui penyuluh di lapangan dukungan moril ini terus diberikan. Kita tanya apa kendalanya, apa yang dibutuhkan dan kita berikan solusi. Alhamdulillah kondisi kita di Sijunjung saat ini masih surplus,” ungkap Ronaldi.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan pertanian harus melalui kelompok tani. “Harus lewat kelompok tani, artinya kelompok tani yang terdaftar, memiliki legalitas. Silahkan ajukan permohonan, apa yang bisa kita fasilitasi?,” tambah Ronaldi. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional