Close

Main Judi Koa, 3 Pria Ditangkap di Warung Kopi di Jorong Pua Data, Kecamatan Gunuang Ameh

PEJUDI— Tiga pelaku judi koa menjalani pemeriksaan di Polres Limapuluh Kota usai ditangkap di warung kopi.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Tiga orang warga yang tengah berada di sebuah warung kopi di Jorong Pua Data, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Ameh,  ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Limapuluh Kota, Minggu (3/10) sekitar pukul 01.44 WIB.

Meski berhasil membekuk tiga orang berinisial EP (39) seorang petani, GD (29) swasta serta RS (30) juga seorang petani, dua orang lainnya berhasil me­la­rikan diri. Salah satu yang kabur termasuk pe­milik warung.

Ketiga orang tersebut dibekuk bukan tanpa ala­san, mereka kedapatan se­dang asyik bermain judi jenis kartu ceki atau koa di warung tersebut. Bahkan, selain menangkap ketiga pelaku, petugas juga mene­mu­kan barang bukti uang tunai ratusan ribu sebagai taruhan.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko San­toso melalui Kasat Res­krim, AKP Mulyadi menga­ta­kan, penggerebekan di wa­rung tersebut dilakukan se­telah pihaknya menin­dak­lanjuti laporan ma­syarakat setempat yang resah dengan aktivitas perjudian.

“Kita bergerak ke lokasi un­tuk memastikan laporan yang masuk. Setiba di lo­kasi, ki­ta melihat lima orang se­dang asyik bermain judi koa dan menggunakan uang se­bagai tatuhannya,” ung­kap AKP Mulyadi, Senin (4/10).

Saat digerebek, dijelas­kan AKP Mulyadi, pihak­nya langsung menangkap tiga orang di warung ter­sebut. Sedangkan dua orang termasuk pemilik wa­rung berhasil melarikan diri dari lokasi.

“Ada barang bukti satu set kartu koa dan uang ratusan ribu yang kita sita sebagai barang bukti. Ke­tiga­nya langsung kita bawa ke Polres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Mulyadi.

Ditegaskan AKP Mul­yadi, pihaknya masih terus melakukan pencarian ter­hadap dua orang lainnya yang melarikan diri saat akan ditangkap. Ia juga mengingatkan dan meng­apre­siasi masyarakat yang ikut membantu Pihak Kepolisian dalam men­cegah berbagai tindak ke­jahatan dan penyakit ma­syarakat.

“Kita apresiasi ma­sya­rakat yang ikut mem­bantu Polisi dalam upaya pen­cegahan terhadap ber­ba­gai tindak kejahatan dan penyakit masyarakat. Para tersangka melanggar Pa­sal 303 Jo Pasal 303 Bis Ayat (1) angka ke 1 dan 2 KUH­Pidana Jo UU No. 7 Tahun 1974 tentang pener­ti­ban perjudian,” pungkas­nya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top