Menu

Mahyeldi: Kualitas Sekolah di Kota dan Kabupaten harus Sama

  Dibaca : 63 kali
Mahyeldi: Kualitas Sekolah di Kota dan Kabupaten harus Sama
ARAHAN— Gubernur Sumbar Mahyledi saat berikan arahan kepada Kepala SMA/SMK serta SLB Negeri dan swasta Cabang Dinas Wilayah I di SMA N 1 Bukittinggi, kemarin.

BUKITTINGGI, METRO–Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan kualitas sekolah di kota dan kabupaten harus sama sehingga tidak ada siswa yang berupaya pindah do­misili ke kota untuk bisa memilih sekolah.

“Kalau kualitasnya sudah sama, tidak ada alasan lagi siswa di kabupaten mengejar sekolah di kota,” katanya saat bersilaturahmi dengan Kepala SMA/SMK serta SLB Negeri dan swasta Cabang Dinas Wilayah I di SMA N 1 Bukittinggi, keamrin.

Dikatakan, dari evaluasi PPDB 2021, masih banyak ditemukan siswa dari kabupaten yang mencari cara untuk bisa sekolah di kota salah satu dengan cara pindah domisili dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK).

Akibatnya sekolah di kota menjadi padat bahkan ada siswa yang tidak terakomodasi sehingga terpaksa dicari­kan solusi dengan menambah rumble atau menambah ruang kelas baru. Se­mentara di kabupaten banyak pula se­kolah yang kekurangan siswa sehing­ga menjadi tidak efektif. “Kita akan carikan solusi agar kualitas pendidikan sekolah di kabupaten dan kota sama,” ujarnya.

Terkait pembelajaran tatap muka, Gubernur menegaskan untuk daerah yang terkena kebijakan PPKM level 4 tetap tidak diizinkan namun untuk PPKM level 1,2 dan tiga masih diizinkan dengan berkoordinasi bersama satgas COVID-19 setempat.

“Syaratnya untuk daerah yang bisa tatap muka adalah menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan. Tidak boleh kendor,” ujarnya.

Ia mengatakan sebelum pembela­jaran tatap muka itu akan dilakukan swab massal untuk memastikan tidak ada yang positif dan berpotensi menjadi penyebaran baru.

Sementara itu Kepala Dinas Pendi­dikan Sumbar, Adib Alfikri mengatakan persoalan PPDB telah dicarikan solusi sementara untuk mengakomodasi semua siswa agar bisa sekolah. “Salah satu solusinya adalah penambahan ruang kelas baru. Untuk pembangunan, selain anggaran dari provinsi juga bisa dibantu APBD kabupaten/kota meski­pun kewenangan SMA/SMK dan SLB berada di provinsi,” katanya.

Jalan untuk membantu pemba­ngunan ruang kelas baru melalui APBD kabupaten/kota itu adalah dengan bantuan keuangan khusus. Ia berharap ke depan pembangunan itu bisa ter­laksana sehingga semua siswa bisa diakomidasi sekolah terutama di daerah perkotaan. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional